Dari Eselon III jadi Pelaksana
Dari Grade 13 ke Grade 7,
Dari Tunjangan 13.670.000 menjadi 5.079.000
berkurang 8.591.000 per Bulan
Itulah Harga yang dibayar untuk membuka selembar penyelewengan Menteri PU yang mau ngajak anaknya liburan ke US pake fasilitas negara.
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.
Seporsi kekalahan WNI:
“Emang gue pikirin?”
Diucapin tanpa sedikit pun rasa bersalah, seolah nggak pernah bikin janji apa pun ke rakyat. Terus antek-anteknya malah tepuk tangan. Wallahi, we’re finished…
demi aaaaallllaaaaaah presiden ternyinyir, gapunya wibawa sama sekali. SUMPAH. dan lucunya tuh kualitas ini udah keliatan dari pemilu tapi kok bisa sih ya allah kok BISAAAAAAA ada SETENGAH LEBIH populasi indonesia yang dukung dia aku capek banget sumpah.
🚨 PRESIDEN PRABOWO KEMBALI BERPIDATO
Belio menjelaskan penyebab nilai uang kita melemah. Menurutnya, rupiah melemah dikarenakan kekayaan kita yang terus keluar 🤓
Ia menganalogikan jika manusia terus mengeluarkan darah maka ujungnya akan meninggal dalam hal ini collapse.
Namun Prabowo mengatakan...
SAKING KAYANYA NEGARA KITA... TIAP TAHUN KEKAYAAN KITA DIAMBIL ASING, KITA MASIH BERDIRI.
HIDUPP ASENKKK, HIDUPP JACK OUI, MERDEEEEKAAAA... 🔥🔥🔥
🚨 UPDATE: VALID Mahasiswa yg bertemu Wapres Gibran di Istana kemarin DISOGOK kepolisian:
1. Ketua BEM FH : 6 jt
2. Wakil Ketua BEM : 2.5jt
3. Ketua BEM FEB : 2jt
4. Wakil Ketua BEM FEB : 2jt
5. M T : 2.5jt
6. Senior HMI : 2.5jt
7. Senior HMI : 2.5jt
#IndonesiaGelap