JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Hidup mahasiswa. Dukung penuh aksi teman-teman BEM UI dkk hari ini. Di tengah melonjaknya harga BBM dan kebutuhan pokok, suara mahasiswa adalah suara rakyat yang sedang kesulitan. Saatnya pemerintah stop mengelak dan fokus selamatkan ekonomi rakyat.
call me party pooper, tp gue bahagia bgt ngeliat video ini. lucunya dari video ini kepala SPPG nya yg marah2. meanwhile, suara rakyat yg anaknya keracunan, gaji guru yg masih rendah, ukt mahasiswa masih tinggi dll gada tuh yg mau denger. dari sini keliatan kan, mbg ini tujuannya untuk “bisnis” untuk memperkaya yg udah kaya. rakyat yg miskin cuman dijadiin bantu loncatan. poor us
bisa bisanya org org di video ini ngomong mbg “investasi” duit rakyat itu bego, siapa suruh mau kerja sama dg pemerintah. mau seluruh kepala SPPG ngomong udah keluar dana milyaran, tp untuk omset 6jt/hari (bahkan lebih, kan di korup) ga mungkin dong ga balik modal 😂 ini beneran baru tahap awal, bakal lebih banyak lagi dampak dari mbg ini, siap siap aja ya 🙏🏻
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Jenis kerjaan apapun saya kira saya bisa jabanin.
Tapi ternyata ada satu yang saya gak kuat.
Atasan inkompeten yang bisanya cuma nyuruh-nyuruh tanpa ada rembukan brain storming untuk problem solving dan solusi bersama.
Work load banyak saya jabanin. Job desc sulit saya pelajarin. Asli. Tapi kalau atasan tambeng, udah lah nyerah saya.
IYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
Bayangin dibilang “bukan gaada waktu kamunya aja males olahraga”
Tapi aku jam 6 kurang udh otw kantor, nyampe rumah paling cepet jam 7 malem, sabtu minggu udah kerasa remuknya aja.
Apalagi belakangan ini mentally tired bgt kerjaan segunung.
sakit banget hati gw tiap ngeliat berita nadiem. bayangin dia S1 udah di Brown University, S2 di Harvard University pada masanya, sepinter apa coba?! terus balik ke Indo ngasih kontribusi ke negara dengan bikin hampir 4 JUTA lapangan pekerjaan buat rakyat — lanjut memperluas kontribusi lg di Pemerintahan, eh tau-tau DITUNTUT TOTAL 27,5 tahun untuk KASUS GAJELAS (pidana penjara 18 tahun, denda 1M (subsidair 190 hari), dan pidana tambahan uang. pengganti (809M) & 4.8T (subsidair 9 tahun) atas SEDERET DENGAN DAKWAAN 0 BUKTI 😭😭😭💔
memeluk erat semua perempuan; ibu, istri, anak, kakak, adik. yang seringkali mau teriak minta tolong tapi tahu kalau keliatan ngeluh dikit aja akan dihujat sama sekitar. yang seringkali harus nelen mentah-mentah apa yang dirasain karena terpaksa kuat 💔🫂
Gue kalo jadi Daehoon gabakal biarin anaknya ketemu mantan istrinya ini tanpa pengawasan sih, apalagi kalo sampe anaknya berada di luang yang sama bareng cowo setan satu ini.
Diliat dari jokes nya aja, keliatan ni orang ga bermoral, bisa bisa nya dirty jokes bawa anak? It’s not impossible that he can do worst: kaya jokesnya beneran dilakuin di depan anaknya. Nauzubillah. Sakit ni orang!
Dua tersangka utama di balik kekerasan sistematis terhadap 53 balita di Daycare Little Aresha, Jogja:
1. Diyah Kusumastuti, S.E. (51), Ketua Yayasan
- Beri instruksi verbal langsung mengikat tangan & kaki anak sejak pagi hingga sore.
- Rutin datang pagi, melihat langsung, & perintahkan agar dilakukan.
- Motif ekonomi, semakin banyak anak semakin banyak uang.
- Mantan narapidana korupsi di BPR BKK Purworejo.