Mode SOMBONG partai @Gerindra
🔴 2015 "Dollar hampir 14000 tanda kegagalan pemerintah."
🔴 2018 "padahal presidennya bukan Prabowo"
SEKARANG 18.000 DAN NAIK TERUS
Gerindra & gangs pun sibuk cari alasan.
💚 Bryan Domani emang se ijo neon itu 😭😭
Tulisan kaosnya aja "My Girlfrien loves me, but EXO was her first love"
Mawar Eva beruntung banget dapetin dia dan sebaliknya 😭
Pak Prabowo mending km bikin program kayak negaraku, setiap IC (KTP) dpt uang sekitar RM100 untuk beli bahan pokok dan setiap anak yang masih sekolah berhak mendapatkan uang untuk membeli buku setiap bulan nya, jauh lebih berguna daripada mbg mbg an 🤷🏻♀️
Media ekonomi terbesar di Singapura, The Straits Times, baru aja bikin headline:
“Sell Indonesia.”
Jujur aja, itu headline yang bikin gw merinding. Karena biasanya investor gak teriak. Mereka cuma diam-diam jual.
TAPI SEKARANG MEREKA MULAI NGOMONG TERANG TERANGAN
Juni ini tuh bakal bikin Prabowo pusing:
1. Surat Utang Negara Jatuh Tempo 800T
2. Gaji ke13 harus mulai dicairkan
3. El Nino dimulai, kemungkinan besar gagal panen
4. Penerimaan Pajak seret krn kelas menengah susut & konsumsi melemah
5. Perang Iran masih berkecamuk harga minyak tinggi
APBN kita ngak bakal kuat buat nahan subsidi kalo program2 signature dia yg super boros kayak MBG di stop
Fadli Zon bilang: Rupiah jebol Rp 18.000? Tenang, Lira Turki lebih parah.
Oke. Mari pakai logika yang sama:
Pasien masuk IGD. Dokternya bilang: "Santai, di sebelah ada yang lebih sekarat."
Pak Fadli, lo Menteri Kebudayaan Indonesia , bukan juru bicara Turki.
Rakyat Indonesia bayar cicilan, beli beras, bayar kontrakan pakai rupiah , bukan lira.
Fakta yang lo hindari: Rupiah sudah depresiasi lebih dari 11% sejak Prabowo menjabat , dan sempat menyentuh rekor terlemah sepanjang sejarah di Rp 18.000-an.
Dibanding sesama tetangga Asia : Singapura, Malaysia, China , rupiah yang paling lemah.
Tapi lo pilih bandingkan dengan Turki yang krisis struktural puluhan tahun.
Itu bukan pembelaan.
Itu penghinaan terhadap rakyat yang disajikan dengan senyum.
Fenomena tsb salah satunya diuraikan oleh Carl Trueman dlm esai berikut
Judul esai ini sangat menarik “Saat Teknologi Menjadi Teologi”
Kita hidup di zaman di mana teknologi menjelma menjadi alat rekayasa untuk memenuhi segala nafsu manusia
https://t.co/CIAeDVUOu6
muslim di Indonesia (dan dimana pun) selain belajar memanusiakan manusia, jg harus belajar menuhankan Tuhan. Maksudnya, sadarilah batas manusiawi diri di hadapan Tuhan sbg pencipta
jgn belagak spt Tuhan dgn mengatakan bhw laki2 bisa seenaknya mengaku sbg perempuan & sebaliknya