@Matsuokalass “Salam kenal, Kou-san~!” Mendapatkan sambutan ramah seperti ini membuat Popura merasa lebih nyaman. Tak sadar, bibirnya menyunggingkan seutas senyuman.
“Namaku Taneshima Popura. Panggil saja Popura.” Ia memperkenalkan diri. “Senang berkenalan denganmu~!”
@karasuno4th “Ack!” Sang dara sedikit melompat, terkejut karena tiba-tiba diteriaki seperti itu. Ia memutar balik tubuhnya untuk berhadapan dengan pemuda yang memanggilnya.
“Iya! Aku Taneshima Popura, aku baru disini,” jawabnya. “Terima kasih atas sambutannya.”
Ia membungkukkan badan.
@_2ndsetter Impresi pertama Popura pada pemuda tersebut adalah: Tinggi! Jadi ia mau tidak mau agak menengadah ketika berbicara dengannya.
“Um!” Popura kemudian mengangguk dengan antusias. “Terima kasih~! Etto, namaku Taneshima Popura. Senang bertemu denganmu!”
Badannya sedikit ia +
@HondaTohru_ “Um!” Sambil menegakan kembali tubuhnya, ia mengukir sebuah senyum lebar.
“Oh, aku baru bergabung disini jadi sepertinya aku yang lebih membutuhkan bantuan Honda-san.” Ia menggaruk pipinya yang tidak gatal. “Jadi, maaf kalau aku mungkin merepotkanmu.” (´°̥̥̥̥̥̥̥̥ω°̥̥̥̥̥̥̥̥`)
@Omaenokacchan “Test akhir?!” Air muka gadis berkuncir kuda itu berubah drastis. Ia tidak mendengar apa-apa soal test akhir!
Apalagi setelah mendengar konsekuensinya jika tidak lulus test. Keringat langsung bercucuran dari pelipisnya.
“M-Memang, test akhirnya apa Tuan?” Ia bertanya.
。☆✼★━━━━━𝒦𝒶𝑒𝓇𝓊 𝐵𝒶𝓈𝒽𝑜━━━━━★✼☆。
Mengamati selebaran yang menarik perhatian, Popura berjalan mengikuti denah yang tertera menuju ke sebuah kantor yang dirasanya bernama 'Kaeru Basho' itu.
Dirinya mengecek kembali dan memastikan bahwa ia tidak salah +
。☆✼★━━━━━𝒦𝒶𝑒𝓇𝓊 𝐵𝒶𝓈𝒽𝑜━━━━━★✼☆。
Mengamati selebaran yang menarik perhatian, Popura berjalan mengikuti denah yang tertera menuju ke sebuah kantor yang dirasanya bernama 'Kaeru Basho' itu.
Dirinya mengecek kembali dan memastikan bahwa ia tidak salah +
@0fMischiev + Akabane-kun kan tinggi, jadi pasti tidak tahu rasanya menjadi pendek!" cibirnya kemudian.
Dengan perbedaan usia yang hanya 1 tahun saja, tinggi badan mereka berbeda lebih dari 30 cm. Lebih panjang dari penggaris di dalam tas sekolah Popura.
@0fMischiev Meski kata-katanya terdengar manis bagi orang lain, bagi Popura rasanya nyelekit. Apalagi setelah mengetahui sifat jahilnya Akabane-kun.
"Mou! Akabane-kun memang suka iseng!" serunya. Wajah bulat itu kini menunjukkan ekspresi tegas. "Tapi, aku ingin bertambah tinggi. +