Semalem di Gambir ga sengaja ktmu sesama ojol yg lagi diem smbil nunduk saya kira tidur, ternyata saya samperin dia blg lg sepi order trus dpt orderan makanan lalu diantarlah ke alamatnya kosan dia anter sbntr ke dalem dan lupa hpnya di holder pas dia balik lgi buat ambil dengan jarak sbntr hpnya udah gaada, terus dia bingung narik sepi hp gaada akhirnya dia diem ngelamun mana ktnya dri bogor dia bingung ngsh tau istrinya gmna kena musibah,
trus saya jg bngung krena dia smpe blg brngkli ada hp bekas mau dia cicil jaminan bpkb molis, tpi saya jga hp satu ngelag
Trus saya minta aja no istrinya buat klo emng ada loker bogor atau saya bsa ksh sdkit bantuan buat saya hubungi, pdhal ngrsa hidup sndiri lg ada cobaan tpi ternyata dluar sana ada yg lebih dri saya,asli kpkiran smpe skrg gmna si abangnya narik,
saya jg smlm cuma bntu beliin minum doang krena bner lgi down orderan,mngknya salah satu doa saya pngn bnyak uang bsa bantu banyak orang,mngkin cukup mksh yang udah baca smga sehat selalu, smga aja saya diberikan jalan untuk bntu, krena saya percaya kun fayakun bismillah jd belajar bersyukur terus
cc : diika 13
🍀Sebuah Renungan
Suami yang selingkuh jangan di cari, jangan labrak pelakor dan jangan ngemis cinta kepada suami yang dengan sukarela memilih pelakor.
Karena istri yang SETIA nilainya jauh lebih tinggi dari suami yang SELINGKUH.
Seorang perempuan tua berdiri disamping bak truk yg sedang menurunkan muatan,
Bukan meminta-minta. namun mengais butiran beras yg tertinggal di dalam truk tersebut - untuk menyambung hidup kala ekonomi semakin sulit
Dosa yg akan ditanggung pemimpin-pemimpin negeri ini
dokter di cianjur terima bayaran hasil panen warga yang mau berobat:
- dr. yusuf nugraha di cianjur terapkan sistem bayar ijab kabul
- pasien bayar sesuai kemampuan
- bisa pakai hasil panen, makanan, barang layak pakai, sampai botol plastik bekas
- tidak ada pasien ditolak karena tak punya uang
- pakai subsidi silang: pasien mampu bantu tutup biaya pasien kurang mampu
Gila, gue baru sadar ternyata beli EV itu gampang, tapi "hidup" sama EV yang susah. Awalnya gue mikir punya mobil listrik itu keren banget: bebas ganjil genap, futuristik, dan gak perlu antre bensin lagi. Tapi ternyata gue salah besar. Pantesan banyak yang nyesel padahal awalnya excited banget. Masalahnya bukan pas lo bayar di dealer. Tapi pas ada apa-apa SETELAHNYA.
Puncaknya pas temen kantor gue yang baru beli EV ngajak jalan-jalan antar kota bulan lalu. Di brosur tertulis jarak tempuh bisa sampai 400 km. Aman dong? Tapi baru jalan 150 km dengan AC pol dan jalanan agak menanjak, indikator baterainya langsung drop drastis. Pas kita cari SPKLU terdekat lewat aplikasi, ternyata stasiun pengisiannya rusak. Di situ gue ngeliat temen gue mukanya langsung pucet, keringet dingin, dan mulai panik. Rasanya kayak bawa bom waktu yang siap mogok kapan aja.
Malamnya setelah drama ditarik mobil gendong selesai, gue langsung nongkrong sama temen gue yang kebetulan kepala mekanik di bengkel resmi EV terkemuka. "Bree, kenapa sih EV temen gue ringkih banget? Katanya perawatannya lebih murah dari mobil konvensional?" Temen gue di bengkel resmi cuma ketawa ngakak, terus cerita panjang lebar: "Lo pada kemakan gimmick marketing sih. Lo tahu gak berapa harga baterai kalau garansinya hangus atau amit-amit tabrakan?" "Gak tahu, emang berapa?" tanya gue.
"Fakta pasca-pembelian?" gue bengong. "Maksudnya gimana?" "Dengerin," kata temen gue. "EV itu punya yang namanya Depreciation Trap dan ketergantungan ekosistem yang luar biasa tinggi." "Sederhananya: EV itu bukan kayak mobil biasa yang bisa lo bawa ke bengkel acak di pinggir jalan kalau ada kabel putus digigit tikus. Lo harus tunduk sama satu sistem monopoli bengkel resmi." "Dan yang paling bego, orang mikir EV itu hemat total.
Terus temen gue ngasih analogi yang nampol banget: "Lo tahu smartphone kan?" "Tahun pertama baterainya awet banget. Tahun ketiga? Mulai bocor, performa turun, dan pas lo mau jual lagi, harganya anjlok parah karena orang males beli HP seken yang baterainya udah drop. EV lo itu smartphone raksasa yang dikasih roda!" "Belum lagi kalau lo tinggal di daerah yang infrastruktur listriknya belum siap. Bukannya untung, lo malah stres mikirin sisa baterai sepanjang jalan."
"Yang bener itu lo harus disiplin cek 9 hal sebelum mutusin pelihara EV: Pahami degradasi baterai, siapin biaya asuransi yang jauh lebih mahal, sadari harga jual sekennya yang terjun bebas, pastikan daya listrik rumah lo kuat buat home charging, pelajari rute SPKLU yang bener-bener aktif, pahami antrean inden sparepart yang bisa berbulan-bulan, jangan asal terobos banjir, sadari waktu tunggu charging pas mudik, dan sadari kalau investasi EV itu jangka pendek karena teknologinya cepet usang."
Gue dengerin cerita dia panjang lebar, awalnya gue agak skeptis: "Ah, masa se-ribet itu? Kan banyak yang pake aman-aman aja." Tapi pas dia nunjukin daftar estimasi biaya servis komponen elektrikal dan harga premi asuransi EV yang bikin melongo, gue langsung diem. Akhirnya gue mutusin buat riset lebih dalam selama 21 hari berikutnya, wawancara beberapa pemilik EV asli di komunitas, dan nyoba sewa EV buat ngerasain sendiri. Seminggu pertama rasanya penuh kecemasan.
Masuk minggu ketiga, setelah gue bener-bener paham cara kerjanya, baru gue dapet pencerahan yang ajaib. Ternyata, "hidup" sama EV itu bisa nyaman banget ASALKAN lo udah lolos kualifikasi internalnya. Rumah lo dayanya harus gede, dan mobil ini emang paling bener dipake buat komuter harian dalam kota aja, bukan dipaksa buat petualang lintas provinsi yang infrastrukturnya belum siap.
Temen gue itu akhirnya sampe cerita ke temen-temen kantornya yang lain. "Gue baru tau, capek dan stresnya gue kemarin bukan karena mobilnya jelek." "Tapi karena gue sendiri yang buta literasi dan gak siap sama ekosistem pasca-pembelian EV." Temen-temennya pada manggut-manggut. Dan seminggu kemudian, dua orang temen kantornya yang tadinya mau impulsif beli EV langsung ngerem dan mulai hitung ulang kebutuhan mereka.
Jadi buat lo yang sekarang lagi kepincut pengen beli EV karena kelihatan keren di media sosial... Coba cek dulu. Apakah rumah dan mobilitas harian lo udah bener-bener siap, atau lo cuma pengen kelihatan keren tapi males ribet pasca-pembelian? Jadi buat lo yang sekrang lagi kepincut pengin beli EV karna kelihatan keren dimedia sosial.... coba cek duluu. Apakah rumah dan mobilitas harian lo udah bener-bener siap?
cc : gearmotor id
Ternyata ini ada penelitiannya!
Strategi adulting dengan "never asking why" ini namanya adalah radical acceptance. Penelitian menunjukkan bahwa strategi ini bisa membantu kita untuk regulasi emosi dengan lebih baik, sekaligus mengurangi mood negatif.
Penerimaan terhadap kondisi yang kita alami dapat melindung kesehatan mental dan meningkatkan ketenangan hidup.
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
The benefits of radical acceptance of reality as a standalone strategy for emotion regulation.
USIA YANG PALING
MENGUBAH HIDUP
ADALAH 26, 28, 30,
32, 35, 40, DAN 45.
Kalau kamu sedang berada
di salah satu usia itu,
coba terapkan 12 hal berikut
1. Jangan mengejar
semuanya sekaligus.
- Karier.
- Uang.
- Pasangan.
- Bisnis.
- Penyembuhan diri.
- Olahraga.
Kalau kamu memaksakan semuanya
dikerjakan bersamaan, yang datang
biasanya bukan kesuksesan,
melainkan kelelahan.
Fokuslah pada satu prioritas utama
di setiap fase hidup.
2. Anggap kesehatan
sebagai investasi,
bukan pengeluaran.
- Tidur minimal 7 jam.
- Rutin berolahraga.
- Makan makanan bergizi.
- Lakukan medical check-up
secara berkala.
Kondisi tubuhmu di usia 35 adalah
hasil dari kebiasaan yang kamu bangun
sejak usia 26.
3. Jangan menunggu
sampai merasa siap
atau percaya diri.
Banyak orang berpikir,
"Nanti kalau aku sudah jago,
baru mulai."
Padahal, orang yang hebat
menjadi hebat karena berani
memulai meski belum benar-benar
siap.
4. Pelajari keterampilan
yang membuat nilai dirimu meningkat.
Jangan hanya bekerja.
Teruslah belajar dan tingkatkan
kemampuanmu.
Karena orang dibayar berdasarkan
nilai yang mereka berikan, bukan
seberapa sibuk mereka terlihat.
5. Berhenti membandingkan
perjalanan hidupmu dengan orang lain.
Ada yang menikah di usia 25.
Ada yang baru menemukan
pekerjaan impiannya di usia 38.
Hidup bukan perlombaan.
Setiap orang punya waktu
dan jalannya masing-masing.
6. Kurangi pengeluaran
demi terlihat kaya.
Banyak orang terlihat kaya.
Tapi hanya sedikit yang
benar-benar memiliki kekayaan.
Jangan tertipu oleh penampilan.
7. Bangun hubungan yang sehat.
Pasangan yang tepat akan
membantumu berkembang.
Bukan membuatmu
kehilangan jati diri.
8. Berhenti mencari
pengakuan dari orang lain.
Semakin dewasa, kamu akan sadar
bahwa ketenangan hidup jauh lebih
berharga daripada sekadar mendapat
pujian atau pengakuan.
9. Berani berkata “tidak”.
Tidak semua kesempatan harus diambil.
Tidak semua ajakan harus diterima.
Fokus juga berarti berani menolak hal
yang tidak sejalan dengan tujuanmu.
10. Kumpulkan pengalaman,
bukan hanya uang.
Belajar.
Mencoba.
Gagal.
Semua itu adalah modal yang
tidak bisa diambil oleh siapa pun.
11. Jangan menunggu hidupmu berubah.
Ubahlah kebiasaanmu.
Karena hidupmu adalah hasil
dari apa yang kamu lakukan
setiap hari.
Gue Mau Berusaha Mengurangi Begadang Setelah Baca Jurnal Ini
Gue termasuk orang yang menonton piala dunia ini sampe begadang. Kadang emang mikirnya "ah cuma sebulan ini." Nah tapi setelah baca penelitian terbaru ini, gue baru sadar kalo gue salah.
Peneliti minta partisipan dewasa memangkas tidurnya sekitar 78-80 menit per malam. Bukan begadang total, cuma berkurang 1 jam 20 menitan setiap malamnya. Ini dilakukan selama 6 minggu.
Penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang diminta begadang terus menerus ternyata mengalami:
-Kenaikan berat badan
-Peningkatan lingkar pinggang
-Aktivitas fisik berkurang
Semoga Bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
Prolonged Short Sleep and Its Effect on Body Weight and Composition: A Pooled Analysis of Randomized Trials
What does tobacco harm reduction really mean?
In this week's episode of The @SmokelessWord: Live from the Lab, Dr James Murphy and Dr Elaine Round, SVP of Science & Regulatory Affairs at R.J. Reynolds, get to the heart of this question.
Tune in to find out more.
Ustadzah Dr. Nurhafizah pernah berkata :
Di akhirat kelak, ada seorang wanita yang melihat pahala miliknya menjulang tinggi bagaikan gunung, hingga tak terlihat puncaknya.
Wanita itu bertanya,
"Ya Allah, amalan apa yang telah hamba lakukan hingga Engkau berikan pahala sebesar ini?"
Lalu Allah menjawab,
"Itulah pahala dari kesabaranmu dalam mendampingi suamimu sepanjang hidupmu di dunia."
Bukan tentang siapa suami yang kita miliki, tetapi bagaimana Allah menguji hati kita sebagai seorang wanita.
Kadang lelah, terluka, harus menahan banyak hal sendirian. Namun setiap air mata yang jatuh karena sabar, setiap kecewa yang tetap dibalas dengan ketulusan, dan setiap luka yang tetap memilih bertahan karena Allah, tidak pernah luput dari penilaian-Nya.
Masyaallah..
Begitu besar kasih sayang Allah kepada wanita yang tetap kuat dalam kebaikan.
Uang itu bisa create problem sekaligus blessing.
Orng yg dapet uang banyak banget contohnya, pusing dengan pajak yg dibayarkan.
Orng yg ga punya uang, pusing besok mau makan apa.
Tapi uang juga bisa membuat sebuah keluarga bisa hidup layak, seorang anak sekolah dan seseorang mencampai impian.
Uang bagiku “media” depends kita memandangnya gimana.
Bisa jadi blessing bisa jadi hal menakutkan.
🙏
Kenapa memilih intimate wedding di Masjid?
✨ Simple tapi tetap khidmat - akad jam 10 dan sblm jam 12 udah selesai
✨ Bisa saving budget (biaya infaq masjidnya 2juta aja🥹)
✨ Lokasinya strategis dan setiap sudutnya cantik buat foto2
Menurut kita nikah di Masjid disaksikan keluarga dan teman terdekat sudah cukup, selanjutnya fokus utamanya menata kehidupan setelah menikah 💗
MasyaAllah alhamdulilah~
Di Finlandia, negara paling bahagia di dunia, cara healing mereka justru sederhana banget: rebahan di kamar, cuma pake kolor longgar, tanpa peduli dunia luar
Konsep waras ini namanya Kalsarikännit, A Thread:
Senin 6 Safar 1448H.Ada kabar gembira dari Allah untukmu yang sedang diuji dengan kekurangan harta.
Allah menghendaki kebaikan bagimu melalui setiap ujian yang kamu jalani. Dia telah menyiapkan kesudahan yg baik di dunia dan di akhirat bagi orang-orang yg bersabar.
❤️🚔 **Awalnya Dikira Akan Ditilang, Sang Ayah Justru Pulang Membawa Kepedulian**
Seorang ayah yang sedang mengendarai sepeda motor bersama putra kecilnya sempat dihentikan petugas Satlantas. Dan ...
Tak disangka, bocah itu menjawab pelan, *"Mamanya udah meninggal."*
DAUN INI BAU TAPI OBAT LUKA PALING CEPET 😱
BALAKACIDA / BABANDOTAN / Ageratum conyzoides
Orang dulu nyebut ini "obat luka + pembunuh kuman" 🔥
1. KENALAN DULU
Nama lain: Balakacida, babandotan, wedusan
Ciri: Daun berbulu, bunga ungu kecil. Bau khas nyengat
Bagian dipakai: Daun + Bunga + Akar
Tempat tumbuh: Ladang, kebun, pinggir jalan. Gampang nemu
2. 7 KHASIAT BALAKACIDA
1. LUKA & BERDARAH
Menghentikan darah + antiseptik kuat
Cara: Tumbuk daun, tempel di luka. Iket 15 menit
2.
Temen sekantor gue tiba-tiba resign tanpa alasan, padahal 2 minggu lagi dia mau diangkat jadi supervisor. Namanya Bayu. Anaknya kalem, gak neko-neko, motornya aja masih Supra bapak. Hari terakhir ngantor dia cuma bilang, "Gue capek pura-pura miskin, bro."
Besoknya dia posting di Instagram story, lagi duduk di showroom mobil, pegang kunci Toyota Rush baru. Captionnya, "Alhamdulillah, kerja keras gak mengkhianati hasil." Satu kantor heboh. Gaji staff admin 4,5 juta mana bisa beli cash. Gue yang paling deket sama dia jadi curiga, karena gue tau persis Bayu itu gali lubang tutup lubang buat biaya cuci darah ibunya.
Gue kenal Bayu udah 4 tahun. Kita satu tim di gudang sparepart motor di Cakung. Dia anak paling rajin. Dateng paling pagi, pulang paling malem. Gak pernah nongkrong. Tiap gajian, 70% langsung dia transfer ke kampung di Brebes buat ibunya. Sisanya buat kos dan makan.
Pernah suatu kali dia pingsan di gudang karena asam lambung, gak makan 2 hari biar bisa beli obat ibunya. Bos gue aja sampe nangis liatnya. Makanya pas dia dijanjiin jadi supervisor, kita semua ikut seneng. Gajinya bakal naik jadi 7 juta, BPJS ibunya bisa ke-cover kantor. Tapi dia malah resign.
Seminggu setelah resign, hidup Bayu kayak orang menang lotre. Dia sewa apartemen di Bekasi, beli iPhone 17, tiap hari posting nongkrong di cafe. Ibunya dibawa ke Jakarta, berobat di rumah sakit swasta yang bagus. Kita yang di gudang jadi bahan omongan, "Bayu pesugihan kali ya?" Gue coba chat dia, gak dibales.
Gue dateng ke kos lamanya, ibu kos bilang dia udah pindah dan ninggalin utang kos 2 bulan. Gue makin curiga. Sampai suatu sore, istri Bayu nge-DM gue. Dia bilang, "Mas, tolong bilangin Bayu pulang. Dia udah 4 hari gak pulang, bawa uang berobat ibu 30 juta."
Ternyata cerita mobil Rush itu cuma sewa harian 800 ribu buat konten. iPhone itu minjem punya temennya yang kerja di counter HP. Apartemen itu bayarnya harian juga. Semua itu settingan. Bayu ketagihan main trading crypto futures yang dia liat di TikTok. Awalnya dia iseng masukin 500 ribu, jadi 3 juta dalam sejam.
Dia pikir itu jalan pintas. Dia masukin gaji terakhirnya 4,5 juta, jadi 18 juta. Dia kesetanan. Dia minjem uang berobat ibunya 30 juta yang udah dikumpulin istrinya setahun, dia all in. Dalam satu malem, 30 juta itu jadi 120 juta. Di titik itu dia ngerasa dia dewa.
Pas uangnya jadi 120 juta, dia gak tarik. Dia mikir bisa jadi 500 juta, bisa beli rumah, bisa berobatin ibunya sampai sembuh total. Istrinya cerita, malam itu Bayu gak tidur, matanya merah natap grafik naik turun. Dia ngomong sendiri, "Naik dikit lagi, dikit lagi."
Jam 2 pagi, market crash. Gak pake lama, dari 120 juta jadi minus. Bukan nol, tapi minus 17 juta karena dia pake leverage 50x. Dia bukan cuma kehilangan duit, dia jadi punya utang ke aplikasi. Pagi itu dia liat saldo, dia muntah-muntah di kamar mandi. Terus dia cabut, ninggalin HP, ninggalin istrinya yang lagi hamil 5 bulan.
Gue nemu dia 3 hari kemudian di warnet dekat gudang. Kondisinya udah kayak zombie. Bau, kurus, cuma pesen mie rebus sama kopi hitam. Warnet itu langganan kita dulu pas masih jaga gudang malem. Dia lagi buka lagi aplikasi tradingnya, pengen balikin modal pake sisa duit 200 ribu di e-wallet. Gue tarik kursinya. Gue bilang, "Bay, udah." Dia nangis. Nangisnya laki-laki yang bener-bener malu. Dia bilang dia udah coba minjem ke pinjol 8 aplikasi, semuanya ditolak. Dia pengen mati aja.
Gue bawa dia pulang ke kontrakan istrinya. Istrinya udah gak marah, dia cuma capek. Di atas meja ada surat dari rumah sakit di Brebes, ibunya Bayu kritis karena telat cuci darah 2 minggu. Uang yang harusnya buat cuci darah itu yang dia hangusin. Bayu sujud di kaki istrinya. Dia bilang, "Ma, maafin gue, gue pengen jadi orang kaya cepet biar ibu gak meninggal miskin." Istrinya cuma jawab, "Ibu gak butuh kaya, Bu butuh kamu ada."
Malam itu juga kita bertiga patungan jual Rush sewaan itu balik, jual iPhone minjeman itu balik, dapet duit 2 juta buat ongkos ke Brebes.
Kita sampai di Brebes jam 4 subuh. Ibunya udah di ICU. Bayu gak boleh masuk karena bukan jam besuk. Dia cuma duduk di depan pintu ICU, megang tas kresek isi sisa dari duit 2 juta itu. Jam 6 pagi, suster keluar bilang ibunya meninggal di jam 5.30. Bayu gak teriak. Dia diem aja. Lama banget. Terus dia buka tas kreseknya, dia itung duitnya satu-satu di depan pintu ICU itu, kayak orang gila. Dia bilang ke gue, "Bro, kalo kemarin gue tarik yang 120 juta, ibu masih hidup ya?"
Hari ini Bayu balik lagi ke gudang. Dia minta maaf ke bos, minta kerja lagi jadi staff biasa. Bos gue kasih, tapi gajinya balik ke 4,5 juta dan gak ada janji supervisor lagi. Mobil Rush udah balik ke showroom, apartemen udah di-check out. Di gudang sekarang dia gak pernah main HP lagi. HPnya dia ganti jadi HP jadul Nokia. Katanya biar gak liat grafik lagi. Kemarin dia bilang ke gue, "Bro, ternyata jadi miskin yang jujur lebih tenang daripada jadi kaya yang bohong, walau cuma sehari." Gue angguk.
Di meja kerjanya sekarang ada foto ibunya, sama struk utang 17 juta yang dia tempel, dia cicil 500 ribu tiap bulan.
cc : bryan.aditama_