Gegara presidennya nih, so soan menetapkan ancaman non militer. Jadinya hal tersebut seakan melegitimasi masyarakat untuk berbuat sewenang-wenang, kan. Emang gila ya, lagi-lagi gue akan selalu ingat dosa 02 voters yang buat sebab semua kisruh di negeri ini terjadi.
using religion as an excuse to bully or assault lgbtq+ people is one of the biggest contradictions i’ve ever seen.
you claim to defend your faith while abandoning the very compassion it’s supposed to teach. Tuhan jg bingung keknya lihat kelakuaan iblis lu smua
Menyerang teman-teman trans dalam kondisi sedang menafkahi hidup, kejam. Disaat lo semua lagi ribet ngurus seksualitas, hak-hak hidup lo lagi dirampas sama elit-elit tuh.
"you will die alone" is used against childfree, single women but not against all of the men who abandon their children + move onto dating a new woman every couple of years after the previous one had enough of his behaviours
Paradoks. Melarang orang miskin menikah atau punya anak bisa dianggap classist tapi di sebagian masyarakat miskin, anak perempuan dipandang sebagai beban ekonomi sehingga pernikahan (anak) dilihat sebagai "jalan keluar".
"Emang gimana sih caranya bisa kuliah/tinggal di UK kayak kamu?"
Jalur paling mainstream itu ✨beasiswa✨ (kayak aku) dan salah satu yang paling deket deadline-nya TINGGAL BEBERAPA HARI LAGI.
Ini aku drop 3 beasiswa yang jendelanya lagi/bakal buka sampai pertengahan tahun depan. DISIMPEN YA jangan cuma dilihat.
"as a woman I have so much empathy for my mother, but as a daughter I have so much anger"
resonated deep to me karena memang hubungan ibu-anak perempuan memang kompleks sekali, rasa sayang, rasa marah, rasa ingin memperbaiki, rasa ingin pergi jauh.. tumpah ruah jadi satu
ges banyak yg komen di postingan ini. kalo mau diniatin, coba ubah dari “when yhh” ke “ONE DAY”. your words shape your actions and your “one day” bakal jadi “day one”. trust me.
“Kebiasaan” fraud dan korupsi itu ga cuma di kalangan “pejabat” tapi bisa juga di sekitar kita.
Dari mulai belajar nilep uang spp, uang saku, nilep nota di kasir, parkir ilegal, tiket pungli di tempat wisata.
Masalahnya udah mengakar.
Lempeng tembaga dari Gunung Arjuna berisi informasi terkait dengan tokoh bernama Tirtaraga, yang mengalami peningkatan status menjadi dewa atau dahyang melalui suatu ritual sakramen, yang melibatkan pengangkatan sebuah nampan berisi empat unsur tumbuhan simbolik, yaitu:
1. sebatang galuga (kesumba keling), yang melambangkan warna merah dan arah utara;
2. sebatang gěḍaŋ (pisang), yang melambangkan warna kuning dan arah barat;
3. sebatang taḷs (talas), yang melambangkan warna putih dan arah timur; serta
4. sebatang tĕbu (tebu hitam), yang melambangkan warna gelap dan salah satu penjuru kosmologis.
galuga sawit / gěḍaŋ sawit / tals sawit / têbu sawit I hajungjung tariṅ aranira, hage sira muja samadi, jêg pandira slat I saṅ tirtaraga, dinaren / pukulun / dewa
Gěḍaŋ (pisang) inovasi Proto-Melayu, atau serapan Proto-Mon-Khmer?
Kata Jawa Kuno gěḍaŋ (pisang) sangat mungkin diserap atau memiliki akar kata yang sama dengan Proto-Mon-Khmer kdɔʔ
Dalam beberapa percabangan Mon-Khmer (seperti Katuik dan Khmuik), kdɔʔ merujuk pada kuncup atau tunas bunga pisang yang dapat dimakan.
Selain itu sdaṅ /stɔːŋ/ ‘rézim pisang’
*chdoṅ /cʰdɔːŋ/ tandan, batang pisang
pisaṅ dan gěḍaŋ, sering dianggap oleh ahli linguistik historis sebagai inovasi bahasa Proto-Melayu, sekarang perlu mempertimbangkan bahwa gěḍaŋ bisa jadi serapan dari Proto-Mon-Khmer kdɔʔ/sdaṅ/chdoṅ
@raykairi mereka yang gak setuju sama PSK cenderung punya pandangan bahwa perempuan artinya tidak punya otonomi atas tubuhnya sendiri. udah, itu doang.
tapi, mereka yang setuju itu melihat masalah ini multilayered, menimbang aspek ekonomi, sosial, dsb., karena mereka mengakui—
@tunggalp Premanisme yg berkedok moral dan agama sih ini, dipelopori sama orang2 frustasi dengan hidupnya jadi mengkambinghitamkan kaum LGBT buat pelampiasan..
Buat yang merasa ‘aman’, hati2 aja, witchhunt ini #semuabisakena
Bisa jadi kamu, anak kita, adik kita, sahabat kita jadi korban, dituduh, dipukul dan ditelanjangi cuma karena rapi, bersih dan wangi atau pakai sunscreen.
Soalnya yang teriak2 itu bukan cuma jelek, tapi juga oon
jujur seru.
sedih bgt ternyata byk yg berfikir bahwa pake make up tuh wajib, pdhl ngga.
😮💨😮💨😮💨😮💨
sampe ada yg mikir kalo pake make up = empowerment 😅😅😅
terlalu byk yg pengen gw pretelin perkara make up ini wqwqwqwq.
gw bahkan mulai berpikir bahwa pemikiran2 “menjadi ‘cantik’ adalah bentuk selfcare untuk diri sendiri bukan buat org lain” tuh jg ada penggagas2 dgn goal post tertentu.
Real. Disuruh pake makeup, dandan lebih rapih, dibilang "it's just the way things work", tapi yang nyuruh bapak2 bareface wkwkkw kesal.
Ntm gue kerja di lapangan, dimana kebanyakan rekan kerja gue cowo/bapak2, dan mereka seringnya barefaced + stink of cigarettes residue kek-? 😭