dari awal kita memang tidak setara. aku turunkan bahu agar bisa sejajar denganmu, terima kurang dan lebihmu. lalu kau angkat dagu. udah ya lain kali belajar menghargai orang lain.
kalau pertanyaannya mau atau engga, jawabannya “aku mau” tapi kalau bisa atau engga, jawabannya “aku gabisa”
sungguh complicated sekali kehidupan dewasa ini