Namun ia begitu mencintai Chanyeol hingga ia tak dapat membencinya.
Bahkan ketika Chanyeol mengurungnya dan menyuntikkan cairan-cairan ke dalam tubuhnya.
Baekhyun menghela napasnya.
Well, ia rasa ia hanya perlu menunggu hingga akhirnya ia terlahir kembali menjadi Omega.
ใ ก ๐ป
Chanyeol mencintai Baekhyun sepenuh hatinya.
Ia tidak peduli bagaimana orang melihatnya, ia tetap mencintai Baekhyun.
Chanyeol yang merupakan seorang alpha tergila-gila dengan Baekhyun yang juga seorang alpha.
Maka dari itu Chanyeol menjadi gila dan menentang takdir.
"Maafkan aku. Aku tidak bisa menemukan jalan lainnya, Baekhyun. Baek, maafkan aku. Kumohon jangan membenciku," Chanyeol menjadi putus asa ketika Baekhyun berjalan menjauh.
Baekhyun pikir ada yang salah pada dirinya. Sungguh ia ingin membenci Chanyeol sepenuh hatinya.
"Syukurlah kau telah sadarkan diri, Baekhyun."
Suara itu mengundang perhatian Baekhyun dan membuat kedua matanya terbuka lebar.
"Kau... Chanyeol?"
ใ ก ๐ป
"Katakan padaku, apa bedanya?!"
Chanyeol bertanya dengan penuh emosi. Matanya menatap tajam pada seorang laki-laki dihadapannya.
Baekhyun, lelaki itu, menghela napasnya dan memijat batang hidungnya.
Ia merasa lelah.
Ia tak memiliki waktu untuk semua ini.
Baekhyun rasa akan lebih baik jika ini adalah akhir dalam hidupnya.
Namun saat ia membuka matanya, ia menemukan dirinya di dalam sebuah gubuk kayu. Tubuhnya berteriak kesakitan setiap Baekhyun berusaha bergerak.
Sebuah perban menutup satu matanya dan mengganggu pemandangannya.