Menulis ini untuk semua paslon ya. Tolong saya jangan diapa2in.
Kampanye Yang Benar
Yang saya lihat terjadi di timeline persis seperti anak-anak kecil yang lagi saling mengejek, tukar-tukaran ledekan dan bawa-bawa fotokopian.
“Bapak lu no: pesek!”
“Ah, daripada bapak lo, bau menyan!”
“Dih, bapak lu no! Nih fotonya kencing sembarangan!”
“Masi mending, nih fotonya ngupil trus meper lebih sembarangan!”
“Bapak lu no!”
“Bapak lu!”
“BAPAK LU!”
“BAPAK LU!”
Terus sampai kekekalan.
- - -
Hemat saya, ini bukan kampanye. Ini namanya, Geram Gak Tahan.
Geram hanya menyenangkan kubu sendiri, menyalurkan kegemasan, dan tidak berpengaruh apa-apa ke jumlah orang yang memilih bapak kita.
Lalu kenapa hampir isi TL semuanya gitu? Karena:
1. Enak, lega, puas. (we're only human)
2. Paling gampang. (we're only human)
- - -
Kampanye Beneran, menurut hemat saya, seperti cerita ini:
Lagi di tongkrongan. Dua sahabat lagi ngopi.
“Eh, gw denger elu lagi bingung mau beli motor apa ya?”
“Iya nih. Cap Duren apa Cap Nangka….”
“Gue pake Cap Duren puas sih. Elo mau denger alasan-alasan gue milih Cap Duren ga?”
“B..boleh sih… Gue butuh masukan malah…”
“Oke gini x, y, z...”
“Tapi gw pernah denger di berita si Duren k, l, m, n?”
“Oke, gue jelasin dari gue yang udah pake sendiri ya, gini…”
Setelah beberapa lama ngobrol sans dan menjawab-jawab pertanyaan, muncullah kalimat,
“Okeh, kayaknya gue tau mau beli apa. Jadi mantep nih. Btw, baru elu lho yang ajakin gue ngomong begini. Tuh temen elu yang pake Cap Nangka kerjanya ngeledekin Duren mulu, cape gue dengernya…”
Nah, ini baru namanya Kampanye: Seseorang berpotensi mengubah pikirannya dan ikut dengan kita.
- - -
Bedakan Geram Gak Tahan dan Kampanye Beneran.
Geram melayani ego dan emosi, padahal Kampanye-lah yang menambah jumlah orang yang memilih ke sini.
Geram hanya bergaung di ruangan-ruangan sesama pendukung, seru tepuk tangan. Lah yang follow kamu cuma yang setuju sama kamu kan?
Padahal Kampanyelah yang mengetuk pintu ajak orang bicara dan membuatnya berubah pikiran. Kampanye berbicara di ruang-ruang yang bukan ruangan kita.
- - -
Daripada saling ledek naro-naro link lalu kabur di grup-grup WA, wicis katro, lebih baik japri beberapa teman di grup itu yang kamu tau masih bingung.
Buka dengan sopan, “Bro/mas/sis, elu gue denger masih bingung ya? Kemarin gue denger. Elu mau ngobrol soal copras-capres?”
Kalo dia males, ga usah. Karena orang kalo ga mau buka mulut lalu disodok2 pake sendok jadinya pukul-pukulan mz
Kalau dia mau, jelasin kenapa pilihan kamu menurut kamu lebih baik dari yang lain. Tampilkan kekurangan lawan tanpa perlu mengolok.
- - -
Sekali lagi, bedakan Geram Gak Tahan dan Kampanye Beneran.
Silahkan mencoba 🩷👍🏼
(gambar mengambil dari wikihow)
Pengalaman mengikuti 1 Week Silence di camping Meditasi Penyembuhan oleh Bali Usada
Sebuah momen yang membuat aku belajar lebih banyak soal diriku sendiri untuk perawatan badan dan pikirin. Simpan thread ini kalo kamu pengen ✨healing✨yg sesungguhnya di Bali
- SEBUAH UTAS -
Dulu gw pikir ngelola media sosial itu cuma perlu posting tiap hari. Ternyata gw salah.
Setelah trial & learn 5 tahun, satu akun aku yang gw handle jadi juara bertahan beberapa bulan terakhir, even ngalahin raksasa yang rajin giveaway
Ini yang bisa lo praktekin juga.
(thread)
Mbak Novia Widyasari sudah nggak sakit lagi.
Demi kamu dan semua penyintas yang masih kesakitan, semoga kami semua bisa memperjuangkan permendikbudristek30 dan RUU TPKS, ya, Mbak.
Maafkan kami, nggak bisa membuatmu tetap hidup lebih lama.