Kamu disiplin workout, jangan kasitau siapa-siapa.
Kamu rutin makan sehat, jangan kasitau siapa-siapa.
Kamu konsisten belajar, jangan kasitau siapa-siapa.
Kamu gagal saat melakukan sesuatu, jangan kasitau siapa-siapa.
Win in silence, lose in silence.
Semoga penjual minuman yg digoblok2in penceramah agama itu ditinggikan derajatnya oleh Allah. Beban di atas kepalanya mungkin tak bernila dibanding harga sendal si penceramah. Tapi ingat, dia sedang berjihad menafkahi keluarganya!
Sungguh Allah adalah seadil-adilnya penilai.
Plot twistnya tiba" tahun depan, Allah jodohkan kamu dgn type orang yg bener" kamu suka. Dari segi Agama, vibesnya, cara berfikir,hobi, kematangan & semua yg kamu suka ada di dalam diri dia. Aamin paling serius 🤲😊
Kuburan adalah tempat yang sangat menyeramkan, bukan karena di dalamnya terkubur jasad-jasad yang telah mati; sebab pada hakikatnya, mayat hanyalah layaknya benda mati, siapa juga yang akan merasa seram terhadap sepotong kayu atau sebongkah batu yang terkubur di dalam tanah?
Sesungguhnya, hal menyeramkan itu datang karena di sanalah terkubur segala harapan; betapa banyak orang yang mengharapkan sesuatu, namun meninggal sebelum mencapai apa yang diinginkannya. Pernikahan, anak, harta, rumah, tanah, ilmu, karya-karya tulis, mendirikan sekolah, dan lain sebagainya.
Dan yang paling menyesal adalah mereka yang berharap bisa menaati Allah, namun meninggal sebelum bisa melakukannya. Renungkanlah bahwa orang yang selamat pada hari kiamat pun akan menyesali apa yang luput dari dunia mereka.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Orang-orang penghuni surga tidak akan menyesali apa pun kecuali satu jam yang mereka lalui tanpa mereka mengingat Allah di dalamnya.”
Itu baru keadaan mereka yang selamat; lantas bagaimana halnya dengan mereka yang jatuh ke dalam neraka?
Allah berfirman: “Itulah hari ketika orang-orang merasa rugi.” (QS. At-Taghabun: 9)
Rugi adalah ketika engkau menjual sesuatu yang berharga dengan harga yang murah. Setiap orang, kecuali para nabi, akan menyesali apa yang terlewat dari dunia mereka berupa amal saleh dan ketaatan kepada sang maha benar pada hari kiamat kelak.
Maka, gunakanlah umurmu sebaik-baiknya untuk beribadah kepada-Nya, meskipun hanya dengan merenungkan nikmat-nikmat-Nya. Betapa Dia adalah Zat yang Pemurah dan Dermawan. Lihatlah betapa banyak yang Dia berikan setiap hari kepada hamba-hamba-Nya? Lihat pula berapa banyak yang telah Dia berikan sejak makhluk pertama diciptakan?
Jangan habiskan usiamu dengan sia-sia dalam kebencian terhadap seseorang, memusuhi seseorang, iri terhadap seseorang, atau menyesali masa lalu yang tiada guna. Sebaliknya, jadilah seperti orang yang polos, yang terlihat tidak mempedulikan hal-hal semacam itu. Sebab, mayoritas penghuni surga adalah orang-orang yang polos, yakni mereka yang tidak terikat pada hal-hal yang fana dan berlomba-lomba meraih hal yang kekal.
~Syaikh Mustofa Abdunnabi
Harusnya kita tetap jadi orang asing saja, agar aku tidak lancang berharap bisa menjadi bagian dari ceritamu. Sepertinya semesta memang senang bermain-main denganku, ya?