Aku nemu tulisan bagus nih di substack, judulnya:
“Stop Asking Me About Male Victims While I Count Female Bodies”
Intinya, penulis bilang, ketika fokusnya adalah soal perempuan, bagi beberapa org (mostly men) si penulis ini sedang mengabaikan/meniadakan penderitaan atau kekerasan yang dialami laki-laki.
Seolah-olah, pihak yang hanya berfokus pada masalah perempuan belum benar-benar mengusahakan keadilan, usahanya belum dianggap berarti jika tidak mengikutsertakan laki-laki. Kenapa?
Specialization is not erasure.
Kami pun sering mendapatkan pertanyaan-pertanyaan (tuduhan) terkait korban laki-laki hanya karena fokus kami adalah kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak.
"kok ga up kasus abcde?"
"kok diem klo temen circle yang jadi pelaku?"
"keadilan kok pilih-pilih?"
Padahal, kami ini masih masyarakat sipil biasa, kami mengumpulkan sumber berita dengan sumber daya seadanya, wajar banget ada yg terlewat.
Pertanyaan lebih mendalam lagi yang seharusnya kita pertanyakan adalah kenapa sih perempuan terutama korban masih membutuhkan akun sistersindanger ini? kok gada brothersindanger?
@InWahyudi581@IndoagainstLGBT@SistersInDanger Andaikan mengangkat kembali kasus itsquaileggs, bingungnya langsung keluar. Mau bela korbannya yg cewek, tp pelaku juga cewek. Disaat bersamaan dukung LGBT, mau bela siapa coba?
Feminista: "Las mujeres somos superiores, nosotros no haríamos genocidios como han hecho los hombres"
ya...
¿y si te dijera que "el mayor genocida de la historia", era una mujer?
Te cuento su historia:
hilo va:
Derek Chauvin
> Arrested & restrained George Floyd
> Sentenced to 22.5 YEARS in prison
Q'Laundra Hood
> Killed a pedestrian and then fled
> Sentenced to 30 DAYS in prison
Yang Gua sukain dari pemain dan fans sepak bola disini gak pernah nyenggol cabor lain.
beda dengan pemain dan fans cabor lain sering banget nyenggol sepak bola giliran disenggol balik malah playing victim.
Nonton ini semalem. Gilak sih Ubed ini.. dari ketinggalan 16-20, bisa selamet dr 4x Game point lawan, berbalik jadi 23-21
Babak kedua lebih mudah karna keknya lawan udah kena mental
Lebih keren lagi karna ini match penentuan utk raih emas