Kami turut mendukung lomba ini menggunakan AI karena memang tidak ada contoh stock footage yang relevan dengan tema acuan. Kalaupun mau dibuat rekonstruksi dengan rekaman asli hasilnya akan terasa terlalu direkayasa.
Mending full rekayasa sekalian 🔥
Bukan salah kita semua, tp salah kalian sih. Sejak awal sudah banyak yg ingatkan kekeliruan sistemik dari MBG ini, tp apa respon kalian? Mereka yg kritik kalian serang, antek asing, tidak nasionalis dll. Bahkan, emak-emak dan anak-anak yg lapor menu busuk saja kalian tekan.
Kalau beneran Indonesia mau "transisi energi", seharusnya tidak hanya ganti jd energi terbarukan. Tapi yg paling urgen jg adalah desentralisasi energi dan tata kelolanya. PLN ini monopoli dan regulasi pemerintahnya kadang menghambat transisi energi. Kayak soal kuota PLTS itu kan aneh. Juga penghapusan skema ekspor-impor listrik bg yg punya PLTS. Sebelumnya, pelanggan PLTS atap bisa mengirim kelebihan listrik ke PLN (ekspor) dan mendapatkan pengurangan tagihan. Sekarang nggak bisa, jd banyak orang males bikin PLTS, padahal potensinya besar, bahkan kalau didorong bisa meringankan beban PLTS batubara donk.
mark my words: selama masih ada orang-orang yang harga dirinya bisa dibeli semurah ini, this country will never go anywhere. presiden dan kroni-kroninya itu masih sangat mungkin menang lagi di 2029.
Nah.. siapa tuh yang keberatan sampai mau nuntut ke pengadilan saat MBG mau distop? Padahal ini cuma sementara karena libur. Yang ngamuk gabungan pengusaha. Anak-anak dan ibu hamil mah woles. Sebelum ada MBG juga mereka makan kok.
Jadi MBG untuk siapa?
MACET GAK USAH NYALAHIN PENDEMO. SALAHIN YANG BIKIN KEBIJAKAN SAMPE PENDEMO HARUS TURUN KE JALAN.
Lagian yang bikin macet juga si kacang ijo kacang coklat. Mahasiswa yang turun aja gak nyampe 2.000 orang, si kacang 6.088, kek mau perang aja. 😭✌🏻
5 tuntutan bem ui:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
3. Menghentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil.
5. Mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.
Lucu rasanya. Pasukan lengkap TNI-Polisi dikerahkan untuk menghadang barisan orang muda tanpa senjata yang hendak menyuarakan haknya. Mengingat berkali-kali menyaksikan negara begitu “softspoken” sama penjahat perang macam Trump dan Netanyahu. Tapi berlaga sangat galak kepada rakyatnya sendiri. Republik anomali
Dari BEM UI:
Halo, UI dan Indonesia!
Ekonomi makin terpuruk. Rupiah ambruk, harga kebutuhan melambung, lapangan kerja hilang, utang negara membengkak, sementara rakyat makin menderita.
Pemerintah terlalu sibuk memperkuat kekuasaan dan melindungi oligarki hingga lupa, atau memang tidak peduli terhadap penderitaan rakyat kecil.
Sekarang saatnya bersuara!
* Saya tautkan link video-nya setelah post ini jika ingin menyebarkannya