Bikin merinding
Musisi dan Penyanyi sekaligus cicit buyut kakak kandung W. R. Soepratman Antea Putri Tru, menunjukkan nada dan irama lagu "Indonesia Raya" yang otentik. Lirik dan partitur ini merupakan versi tahun 1928 sebelum diaransemen ulang.
Dalam video ini, ia menyanyikan lagu "Indonesia Raya" 3 stanza sambil bermain biola.
cerita abang maxim yang viral ninggalin anaknya sendirian waktu narik orderan:
- anaknya namanya faiz umur 19 bulan
- mamanya udah pisah sejak faiz masih dalam kandungan
- alasan pisahnya katanya mamanya selingkuh
- sebelum lahir udah ada perjanjian kalau anaknya bakal ikut mas rama
- pas lahiran langsung diambil sama mas rama
- anaknya dikasih susu formula bukan asi
- katanya dia enggak percaya nitipin anaknya ke orang lain termasuk tetangga
- dia kerja ngojek dari jam 6 pagi sampe kadang jam 10 malam
- kalau anaknya lagi bangun dibawa ikut naik motor
- kalau lagi tidur ditinggal di kontrakan
- ada cctv buat mantau tapi itu pun dibeliin sama netizen
- sebelum berangkat kerja dia kasih makan dulu
- pulang siang buat kasih makan lagi
- katanya tiap hari ngerasa bersalah
- katanya sempat kepikiran buat akhirin hidupnya,
- bahkan tal1 itu masih disimpen sampe sekarang
- mamanya faiz tahu soal kondisi ini tapi katanya
- responnya cuma "masa bodoh"
- mamanya juga udah pernah papasan sama faiz di jalan
- tapi enggak ada reaksi apa-apa
- rencana ke depan katanya masih mau ngojek sambil ngumpulin modal usaha
dokter gia, dokter tirta
tangan nya ampe keriting
mulut nya ampe berbusa
berjuang keras mati matian memberi edukasi ke masyarakat
BETAPA HEBATNYA NAKES RI semua sia sia
gegara sekumpulan nakes
GOBLOK TOLOL IDIOT GAK PUNYA OTAK membully pasien yg sangat membutuhkan suport lur
Senior di kantor lama gue sengaja "didepak" secara halus lewat alasan restrukturisasi. Padahal dia udah 6 tahun di sana dan gajinya Rp16 juta. Bosnya dengan bangga bilang ke manajemen kalau dia berhasil bikin "efisiensi budget besar-besaran". Posisi senior itu digantiin sama 3 anak fresh graduate sekaligus yang masing-masing digaji Rp4 juta. Logika bosnya: "Daripada bayar 1 orang 16 juta, mending bayar 3 orang cuma 12 juta. Dapet 3 pasang tangan, lebih hemat 4 juta!"
Bulan pertama, bosnya makin jemawa. Dia ngerasa keputusannya jenius banget karena ruang kantor keliatan lebih ramai dan sibuk. Tapi bosnya lupa satu hal krusial: senior yang didepak itu bukan cuma sekadar "ngetik & bikin laporan", tapi dia yang pegang seluruh relationship dan kalkulasi proyek sama client utama perusahaan. Tiga anak fresh grad ini dilepas begitu aja tanpa ada SOP yang jelas atau masa handover yang memadai.
Masuk bulan kedua, masalah besar langsung meledak. Salah satu fresh grad ditugasin bikin quotation penawaran harga buat project tahunan client terbesar kantor (nilai proyek miliaran). Karena gak paham detail kompensasi vendor dan rumus diskon tersembunyi yang biasa dihitung si senior, dia salah masukin angka desimal di dokumen penawaran.
Gak cuma itu, dua fresh grad sisanya tumbang kena mental & burnout karena di-bully bos tiap hari pasca kejadian salah hitung itu. Keduanya kompak nyerahin surat resign dalam kurun waktu seminggu. Dalam sekejap, divisi itu kosong melompong, project terbengkalai, dan kantor terancam denda penalti ratusan juta dari client.
Bos yang tadinya sombong langsung panik setengah mati. Dia nekat nelpon mantan senior yang udah di-PHK tadi. Dengan wibawa yang dipaksakan, si bos minta senior itu buat "bantu beresin kekacauan project demi hubungan baik antaralumni perusahaan". Senior itu cuma ketawa di telepon dan bilang: "Boleh Pak, tapi saya masuknya sebagai Konsultan Eksternal ya. Tarif saya Rp2,5 juta per jam."
Minta Bayarannya Didepan, Sebelum Kerjaan Dilakukan dan Minimal untuk 2 hari Kerja........
Jangan Sampai DIKIBULIN LAGI.....
🤣🤣🤣🤣🤣
Karena posisi terdesak dan diancam gugatan hukum sama client, kantor terpaksa nyetujui tarif konsultan itu. Dalam waktu 4 hari kerja audit & perbaikan, kantor harus bayar total puluhan juta ke mantan karyawannya sendiri—jauh lebih mahal dari gaji bulanan dia dulu. Bos yang mengagungkan "efisiensi budget" itu akhirnya dipanggil direksi utama buat evaluasi jabatan.
Akhirnya kantor sadar, memotong gaji memang gampang di atas kertas Excel, tapi menggantikan pengalaman, skill, dan kecermatan itu gak murah. Pelajaran penting: Jam terbang dan pengalaman itu gak bisa digantikan cuma dengan menambah jumlah kepala. Quality always beats quantity!
cc : fiona_rismah
Klakson Bus "Saya Akan Lawan!" Viral, Geser Tren Telolet ‼
Klakson bus dengan suara "Saya akan lawan!" tengah menjadi tren baru di media sosial dan mulai menggantikan popularitas klakson telolet.
Suara yang diambil dari potongan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu kini banyak dipasang pada bus antarkota maupun bus pariwisata.
Klakson unik tersebut menarik perhatian pengguna jalan karena menghadirkan suara yang tegas sekaligus menghibur.
Fenomena ini pun ramai diperbincangkan di kalangan pecinta bus atau Bus Mania, yang menjadikannya sebagai tren terbaru dalam modifikasi audio kendaraan.
Via: infotanjung_pinang
#elshintaviral