justru netralitas tu posisi egois, intelektual harus berpihak pada manusia, pada keadilan, pada mereka yg tertindas, milih netral pas ada yg tertindas adalah kebutaan moral
"....kan kita juga gatau" padahal gibran bisa maju jadi cawapres hasil curang, pas nama paslon keluar pun informasi soal kejahatan prabowo mulai banyak yg nyebarin di sosmed, lo pada tuh bukan gatau, tapi lebih tepatnya PURA-PURA GATAU ALIAS APATIS, jadi gausa cuci tangan deh
Bayangin tiap hari aku liat mereka mesra2 sama pasangan dan nelpon anaknya tapi bagi mereka, yang menghibur mereka bukan quality time sama orang yg mereka sayang.
Najis bgt, bikin takut ngejalin hubungan dgn siapapun.
Kerjaan ak yg dlu mayoritas cowo dan orangnya pada merantau, tinggal di mess gt. Dan mereka sering karokean, minum, judol, dan sewa lc. Padahal ada yg udh nikah dan punya anak cewe, ada juga yg pacaran udh 2, 5, sampai 10 tahun. Trus aku nanya,
🩷apa moment “STOP THE WEDDING” kamu?
1. aku, dibentak “ribet lu” krn resto yg aku mau parkirnya penuh (bkn salah aku parkirnya penuh, aku mau ganti tempat)
2. dibilang “masa gitu aja gabecus” krn gapaham cara tutup spion mobil
3. “emg lu ngasih apasih?” as if i’m a burden
"Klo cewe mas sampe tau gimana?"
Trs dia malah jawab, "ya ngga lah, kan aku gaada cerita. lagian ini cuma buat senang2 doang bukan buat serius."
Syit serem bgt. Bagi mereka itu hal wajar dan cuma hiburan.
Pemerintah Singapura melakukan investigasi dan mendapatkan 7 perusahaan Indonesia yg terlibat pembakaran hutan.
Kok bisa mereka berani buka tapi negara kita ga berani buka data? Mereka menegaskan data ini open source. Again open source.
Luar Negeri kalau ada kasus gercep ya.
Please do Sir; time Good corporate governance to be implemented and punished for the violation. They should not just walk away all the time. 🙏🙏 @govsingapore
nih yg kemarin bilang "kenapa ga pada demo???"
buka mata lu lebar2 ya cok, wartawan yg notabenenya hanya meliput aja bisa dikeroyok kayak begitu. bukan masalah berani atau ga berani. kami juga marah. tapi disini, "bersuara" sedikit resikonya bisa kena intimidasi sampai dihabisi.
kalian tau ga sih pemadam kebakaran di kalimantan yg harus memadamkan kurleb 3-6 karhutla dalam sehari itu GA DIGAJI PEMERINTAH SAMSEK, mereka ngelakuin itu secara suka rela.. GUBERNURNYA MALAH KEK GINI BEJIRR GA GUNA
story ayah aku tiap hari begini :
Ril wkt ak di bagian hr jg yg daftar banyak yg ga ngerti komputer. Jd gamau ribet yg penting datang kerja, bagian administrasi yg kurang ktp ak yg scan, gaada pas poto ak potoin aja di kantor ganti background sendiri😭
kok hr hr itu pada pede bgt ya nunjukkin muka vs chat orang yang lagi desperate nyari kerja. terlepas dari sopan atau enggaknya si kandidat, tapi kalo lu profesional mah harusnya bisa gak usah posting aja sih, dikira keren kali begitu
Fansite terbesar T.O.P ngumumin tutup setelah 20 tahun nemenin dari 2006.
Banyak yang ngira ini murni drama fans ngambek gara-gara T.O.P go public pacaran sama Nana.
Ternyata aslinya jauh lebih toxic dari itu.
Menurut CHOIDOT, isu kencan cuma jadi pemicu meledaknya bom waktu dari kebobrokan agensi T.O.P (TOPSPOT PICTURES) yang selama ini ngejadiin fansite sebagai 'babu gratisan'.
Berikut 'dosa-dosa' agensinya dan kenapa fansite ini akhirnya fed up 👇
1. Agensi Lepas Tangan & Fansite Dijadiin CS Gratisan.
TOPSPOT PICTURES sama sekali nggak punya saluran komunikasi resmi kayak email atau komunitas fans. Ujung-ujungnya, fansite yang harus turun tangan jadi penghubung, bahkan sampai ngurusin pertanyaan dari fans global.
2. Eksploitasi Duit & Waktu Fansite.
Fansite patungan ngumpulin dana sampai 10 juta won buat pasang iklan comeback T.O.P di 8 titik lokasi yang berbeda. Lucunya, agensi malah nggak ketahuan pasang iklan di mana, tapi berani-beraninya ikut campur ngerevisi desain iklan bikinan fansite sampai larut malam.
3. Fansite Disuruh Jadi 'Polisi' & Event Organizer.
Agensi sering banget nyuruh fansite buat nertibin fans lain, kayak minta tolong hapusin foto-foto unofficial di medsos. Nggak cuma itu, saking nggak punya staf profesional yang mumpuni, agensi sampai minta saran teknis ke fansite buat ngurus acara, termasuk nanya link beli gelas sampanye.
4. Minta Materi Tapi Dighosting
Pas ada event resmi, agensi minta foto resolusi tinggi ke fansite buat diposting di Fanclub Jepang. Fansite udah gercep ngirimin, eh ujung-ujungnya foto itu nggak pernah diposting atau dipakai sama sekali.
5. Nutupin Promosi & Konser yang Bobrok.
Tiket VIP di Hong Kong dijual mahal banget (sekitar 300 ribu won), tapi benefitnya ampas (cuma soundcheck 5 menit & send-off 30 detik). Pas fans ngamuk minta refund, agensi nggak nyediain tempat komplain, jadi fansite lagi-lagi yang jadi tameng sasaran marah. Terus pas konser di Taipei sepi penonton, agensi ketahuan upload foto editan manipulasi cahaya buat nutupin kursi kosong, yang akhirnya buru-buru dihapus.
6. Puncak Masalah (Tragedi Batal Pameran)
Fansite bikin pameran pakai uang pribadi dengan modal awal sekitar 9 juta won. Dari awal peminatnya emang lesu, cuma 20an orang yang daftar di minggu pertama. Nah, pas berita kencan T.O.P & Nana rilis, badai cancelation makin parah sampai sisa 10-15% peserta per hari. Fansite nombok rugi sampai 7 juta Won dan akhirnya terpaksa ngebatalin acara.
7. Agensi Gaslighting & Playing Victim
Fansite sebenernya udah tahu T.O.P pacaran dari lama dan diam aja demi ngehargain privasi artis. Demi transparansi dan biar fans luar negeri nggak rugi tiket pesawat, fansite ngumumin alasan batalnya pameran karena sepi peminat. Bukannya instrospeksi, agensinya malah ngamuk karena masalah reservation rate yang rendah itu dibongkar ke publik. Agensi lalu mendistorsi fakta seolah-olah fansite tutup murni karena fans marah idolnya pacaran.
8. Kekecewaan Mendalam Sama T.O.P
Fansite ngerasa T.O.P nggak nepatin janji. Katanya bikin album buat fans, tapi 5 bulan rilis malah nggak ada panggung atau komunikasi sama sekali. Fansite merasa T.O.P cuma mau dengerin orang-orang yang 'asal bapak senang' dan nganggep dukungan fans itu hal yang otomatis ada kapanpun dia butuh.
Hmmmmm~ pelik juga ya masalahnya 🤔
Another "kalo kritik harus bareng sama solusinya"
Fyi, pemerintah yang lu bela punya 49 menteri, 57 wamen, dan 26 wantimpres. Masih butuh solusi dari rakyat?