maybe married masih bs lah (kl ktmu org yg bener)β¦ tp kl having kidsβ¦ mmm lebih takut membawa mudharat buat dia krn hrs hidup di dunia kayak giniβ¦
sejak melihat keadaan negara yang carut marut. i stop dreaming about owning a house, married, having at least 2 digit di tabungan, keliling dunia even indonesia. cause i know, probability gue mati tuh lebih gede dari itu semua
"Masyarakat adat tidak melawan"
They did. They do.
Dari aceh sampe papua, mereka mencoba melawan.
Sadly, wlpn mrk menang berkali2 di pengadilan pun, gak ada penegakan hukumnya. Rumah mereka tetep dirusak korporasi yg dibackup gov dan dijaga aparat.
Abis diundang ke istana langsung nyalahin pengetahuan masyarakat adat. Orang Kalimantan itu justru tau memperlakukan gambut, dari kecil sudah berhuma. Ilmu masyarakat Dayak soal gambut dan buka lahan itu lebih advance berabad2 dari ilmu impormu π Bisa aje nyari engagement...
omaku dulu bilang kalo kita harus baik ke hewan, karena bisa aja wadah minum atau alas tidur yg kita kasi itu yg dia ceritakan ke Tuhan.
semoga suatu hari nanti, di hari penghakiman, hewan2 itu punya kesempatan menceritakan bara api dan asap hitam yg mereka rasakan.
Dulu pas masih jadi full time buruh NGO, pernah ditugaskan buat bantu-bantu edukasi perempuan nelayan di daerah paling terdampak krisis ekologis dan krisis iklim. Niatnya untuk merawat semangat resistensi komunitas. Tebak apa? Ternyata mereka lebih resisten dari pada akunya wakak
"Kamu marah-marah terus"
Dalam sebulan terakhir ini aku liat orangutan mati dibacok egrek sawit & banyak orangutan sakit yg harus kami rescue, ya gimana aku ga marah????
Duh, maaf, tapi inilah alasan revolusi di Indonesia masih mandek-mandek, soalnya di satu gerakan kolektif yang tujuannya sama pun masih ada yang hobi mengkritisi cara temannya bersuara, padahal kemarin-kemarin bilangnya βsekecil-kecilnya perjuangan, tetap perjuanganβ.
Punya tangan dipake nyulik anak orang. Di tangannya, anak-anak keracunan embege dan terus dilanjutkan. Sekarang nambah, masih di tangannya, puluhan ribu balita terpapar penyakit ISPA.
Sekali penjahat HAM selamanya penjahat HAM.
kriminalisasi, doxing, pelecehan seksual, kebocoran data, ihsg anjlok, emas turun, rupiah naik, karhulta belum selesai, penderita ispa makin bertambah, mau dituntut negara lain ke jalur hukum, gunung-gunung kebakar, bbm langka, penggusuran lahan masyarakat adat dan lu masih diem
temen temen kalau liat postingan yang menyudutkan masyarakat adat tentang tidak melawan tanahnya dirampas, tolong hati-hati ya. inget inget mereka kaum marjinal, dan kalau kalian tau sudah dari lama mereka melawan untuk tanahnya dan mempertahankan. hati-hati tolong.