I WILL MARRY MAN WHO SAYS:
"aku bakal kerja keras dan cari uang sebanyak mungkin biar bisa bikin kamu bahagia"
NOT MAN WHO SAYS
"duh, kamu boros banget!!"
😡🤬
To my future husband🥹❤️,
Before you love me, know that I'm not always easy to handle. I overthink 🥹, I get attached deeply🥲🥹, and sometimes I need reassurance more than l admit 🥹. I've been through things that made me protect my heart a little harder, but despite that, l still love with everything in me🥹❤️
I don't need perfection😩I just need honesty, patience, consistency, and someone who will choose me even on the difficult days. Someone who will communicate with me, understand me, and handle my heart with care🥺🥰🥹
Because if you love me genuinely, I promise you'll receive the softest and most loyal version of me🥹😭
I hope I marry a man who sees me as a blessing. A man whose biggest fear is losing me. A man who is gentle with me. A man who will be obsessed with me for decades, like when he wakes up in the morning, sees me with wrinkles and gray hair, but still falls for me all over again.
Sekitar dua tahun setelah lulus SMA, saya pernah nganggur berat, cari kerjaan susah betul. Tiap pekan sudah rutin beli koran KR sabtu khusus buat cari lowongan kerja, tetep ga dapet-dapet. Susah tembus. Sekalinya dapet ternyata kena tipu (Daftar jadi admin tapi tesnya disuruh jual tuxedo).
Ga enak sama orang tua, akhirnya saya ngekos di daerah Jalan Godean. Cari indekos yang paling murah. Sengaja ngekos biar nggak tinggal di rumah.
Saya terpaksa bohong sama orang tua, bilang kalau saya sudah kerja, padahal belum. Sekadar buat ngayem-ayemi bapak dan ibu.
Selama ngekos, ongkos hidup ditanggung dari hasil nge-dropship jualan kaos online yang hasilnya tidak tentu. Kadang sehari dapat pembeli satu, kadang nggak dapat sama sekali.
Nggak punya laptop, jualan full dari browsing di warnet deket kos, sengaja pilih happy hour pukul 01.00 sampai subuh biar murah.
Hidup harus ngirit setengah mati, sehari cuma makan dua bungkus nasi kucing dan dua potong tempe goreng, beli dari angkringan. Hidup benar-benar penuh dengan kepayahan.
Satu-satunya hiburan cuma nonton tayangan Upin-Ipin di tivi portabel hitam putih yang dulu saya bawa buat hiburan di kos.
Nangis? Tentu saja sering. Kelewat sering. Air mataku api.
Dan karena pengalaman itu, saya tak pernah berani ngecengin pengangguran, sebab saya tak tahu, ikhtiar apa saja yang sudah mereka lakukan agar tidak nganggur.
guys. kalo di sekitar kalian ada yang tidur terus sepanjang hari sampe gamau bangun dari kasur tuh please check them up. bukan malah diceramahin. ajak ngobrol. it might be a sign of high stress or even depression. please aware dan peka about your surrounding esp ur family
Pertamax di Indo: 16.250
UMR di Jakarta: 6 jt
BBM di Jepang: 20.000
UMR di Tokyo: 23 jt
😭😭😭
“Tapi pajak di sana juga gede loh….”
TAPI KAN GAK DIKORUUUPPP🫵🏻🫵🏻