@ardisatriawan menurutku nganggur itu definisinya luas bange. ada orang yang pilih-pilih kerjaan jadinya juga nganggur. sebenernya g ada kerjaan atau sebenernya ada cuma g cocok aja salary-nya? jadi nyari terus gak kerja-kerja.
God sent me to Sancaka Premium 1 11A. For 60 minutes, I found a guy who represented a perfect man of my version. I knew he's 10 but I decided to say to him "we won't meet again after getting out of this train." I slept. He woke me up to say good bye. The story ended.
pas mode traveler, aku lebih suka jalan siang pulang tengah malem dibanding jalan pagi. kek aku mulai jalan jam 12.00 terus balik ke penginapan jam 00.00 gitu. tapi tergantung kotanya juga. ada bbrp kota yang gak gak ramah soalnya.
kami berdua sama2 di surabaya. btw yang tau cowok lulusan HI lagi S3 di Unair, bapaknya dokter anak di RSPAL, rumahnya tenggilis dan deltasari please tolong kasih tau aku siapa namanya + sampein kalau aku nyari dia mau pinjem buku hahahaha
dari 4 hari trip solo-yogya-magelang kemarin, Tuhan ngasih tunjuk satu hal yang selama ini aku sangkal dengan momen ketemu seseorang yang nggak aku sangka-sangka. pertemuan itu singkat, cuma 60 menit percakapan yang padat. aku tau dia aquarius, Phd di Unair, PNS di kementerian,-
pokoknya dia masuk kategori pria sempurna di mata pisces februari ini. tapi sayangnya untuk berteman aja aku nggak PD hehehe... . dan aku nyesel. suatu saat, kalau dikasih kesempatan ketemu lagi, aku yg akan ajak dia minum kopi + minta dipinjemin buku2 yg dia rekomendasikan.-
tadi malem kebauan espresso yang baru di-brew wangi banget jadinya pengen ngopi. cuma, karena hari ini kerja masuk pagi maka gak bisa minum. akhirnya, jam 10.00 gofood Tomoro (again and again). leganyooo bisa minum iced americano.
Naik kereta pasundan ke solo AC-nya ngalah-ngalahin suhu Dieng hahaha. Tapi ini pure dari aku sih yang gampang kedinginan. Atau kepagian ya ambil jamnya. Teh panas KAI Service gak mempan.
tolong yang bisa ngasih tau boomer2 berisik: yg SELAMANYA itu bukan cuma pernikahan. masih banyak hal lain yang proses menitinya juga bisa SELAMANYA, contoh: memperbaiki habit tidur. perlu waktu, tenaga, dan usaha sampe ke psikiater. buat apa? buat punya kualitas hidup yang baik.
🧕: dok, apa yang haru saya lakukan kalau ada orang bilang ingin mati?
👩⚕️: arahkan ke IGD.
🧕: IGD?
👩⚕️: iya. karena mereka butuh pertolongan cepat. jangan ditinggal, ya. didengarkan saja.
🧕: jadi selama ini tindakan saya benar kan?
👩⚕️: tindakan mendengarkannya sudah benar. "