Jujur semoga kakak terakhir deh, kakak udah ketiga nih, saatnya cowok pliss yang dateng, udah 3 orng yg karakternya sama dekat dgnku tapi cewek semua 🙏😭
Tiap denger drop dead, perasaan mencintai seseorang 3 tahun lalu muncul lagi, bukan orangnya, tapi rasa mencintai dan dicintai. Kayak wow jiwaku full of positivity energy wkwk kpn lg yah merasakan mencintai dan dicintai lg?
Pernah denger anggapan kalau nulis tangan itu "kuno" dan ngetik di laptop itu lebih efisien untuk belajar?
Era saat ini banyak sekolah dan kampus sekarang mendorong ini, dimana pelajar diminta langsung ngetik catatan di laptop sejak SD. Nah tapi ada penelitian neurosains menarik yang bikin gue berpikir ulang.
Penelitian tahun 2024, dilakukan pada 36 mahasiswa. Otak mereka direkam pakai 256 elektroda saat melakukan dua hal yaitu nulis kata pakai digital pen di touchscreen, dan ngetik kata yang sama di keyboard. Yang diukur di penelitian ini adalah brain connectivity atau seberapa luas berbagai area otak saling terhubung saat aktivitas berlangsung.
Hasilnya adalah saat menulis tangan, ditemukan 32 cluster konektivitas signifikan di otak.
Namun saat mengetik di laptop, pola konektivitas otak yang sama tidak muncul.
Konektivitas di area parietal otak dikaitkan dengan working memory dan kemampuan menyerap informasi baru, selain itu juga dikaitkan dengan long-term memory dan atensi internal. Artinya, gerakan tangan yang presisi saat membentuk huruf, yang merupakan perpaduan input visual, motorik, dan proprioseptif, dapat membuat otak "menyala" di pola yang secara teoretis mendukung pembelajaran.
Nah yang perlu diingat adalah menulis tangan dan mengetik tampaknya mengaktifkan jalur neural yang berbeda. Kedua opsti tersebut dipilih tergantung tujuan, bukan mana yang lebih baik.
Bila tujuannya untuk mencatat materi yang perlu diingat dan dipahami, maka nulis tangan kemungkinan lebih unggul. Namun untuk drafting essay panjang atau dokumen kerja, keyboard tetap lebih praktis.
Semoga bermanfaat!
Van der Weel (2024). Handwriting but not typewriting leads to widespread brain connectivity: a high-density EEG study with implications for the classroom.
Kita sebagai dokter umum pasti hafal betul ya 10 langkah tatalaksana Gizi Buruk pada anak.
Nah, ternyata saat melakukan tatalaksana gizi buruk, ada kondisi penting yang harus kita pantau karena dapat muncul komplikasi serius yang dinamakan “Refeeding Syndrome”.
Bahkan kasus kematian pada anak gizi buruk sering terjadi bukan karena kondisi malnutrisinya itu sendiri, tapi yaa karena ini.