Henry di IG-nya:
“Sejujurnya, kemarin menyakitkan. Sungguh. Kita menginingkannya (UCL) untuk pertama kalinya, dan itu akan datang, kita harus percaya. Tapi, musim ini luar biasa. Ayo teman2, kenakan jerseymu dengan bangga dan nikmati parade hari ini.” ❤️
Arsenal kalah, saya kecewa tapi tak bersedih
Semalam hingga dini hari, saya larut di antara 5000-an gooners yang memadati Velodrome Rawamangun. Ya, kami nobar final UCL 2026 dengan optimisme membumbung, Arsenal bakal juara. Sebuah harapan yang sangat beralasan.
Akhirnya hasil berkata lain, Arsenal takluk dalam drama adu penalti. Saya dan semua yang hadir sangat kecewa. Tentu banyak alasan untuk kecewa: unggul lebih dulu, kesalahan tak perlu berujung penalti, hak mendapat penalti, hingga eksekusi penalti yang buruk. Itulah pertandingan.
Namun itu tak cukup membenamkan kami dalam kesedihan berlarut-larut. Kami bubar dengan tertib dan damai. Meski lidah kelu, mulut tercekat. Saya amat paham diam yang dalam, sesak nafas di dada terasa berat menindih.
Tapi antusiasme Gooners tadi malam, yang gigih menembus hujan, tertib, rapi, bergelora ngechant bareng - itu jauh lebih menyenangkan. Semalam kami sungguh merayakan kebersamaan indah berkat juara EPL. Meraih juara UCL adalah bonus tambahan saja.
Bermodal tim yang solid, kualitas merata, dan dukungan supporter loyal penuh cinta, kiranya kami pantas bersuka ria, mensyukuri hari ini, dan optimis menatap esok. Apapun, kami sangat punya alasan utk bergembira. Kami bangga pada Arsenal, Arteta, dan squad. Mari berpesta! 🔥🏆❤️
@IDGoonerscom@JalanArsenal@All_AboutARS@arsenalskitchen@BeritaArsenal@gudangbedil@benhan@Rawindraditya
EMANG BELUM WAKTUNYA, ARSENAL.
Jujur, mereka sudah bertahan sebaik-baiknya vs PSG. Mampu mengontrol kotak penalti dengan baik.
Namun, level pemenang dan runner-up hanya tipis beberapa sentimeter saja. Ini belum waktunya, belum ada apinya, & mungkin juara PL saja sudah cukup.
Terima kasih sudah berjuang, @Arsenal. Tak terkalahkan sampai laga puncak dan meladeni monster PSG.
Adu penalti, susah untuk berkata-kata. Selamat untuk PSG. Sampai detik akhir, inilah hasilnya.
Sebagai fans Arsenal, kita yang paling akrab dengan mencoba lagi. Berjuang lagi. Angkat dagumu, fans Arsenal. Di mata saya, ini bukan kekalahan yang memalukan.
#COYG