When the power of love beats the love of power, the world knows peace.
Mention that uwuu love-life story happening in RL you ever know guys!! 🥹🥹
#couple#longlast#romantic#viral#trending
nemu quote yg bagussss bangett!
“If you love sleeping, start waking up for Tahajjud;
If you love money, start giving more charity;
If you love listening to music, start listening to Quran.
If you love food, start fasting; because your love for Dunya should not outweigh your love for Allah.”
@qutiews KAAAK, MAKASIH BANYAK BUAT INFONYAAA🥹🥹🥹 jujur sebagai pengguna BPJS hal pertama yang perlu dilakuin adalah selalu tenang menghadapi dar der dor apapun yang ada di RS, termasuk kalo disuruh pindah kelas karena kamar penuh😭👊🏼
@mkbijaksana Ngeri tapi emang benar adanya🙂🙂 cara biar gak kenak pengaruh ginian adalah dengan meditasi. Perbaiki diri dari dalam juga dengan hubungan ama Tuhan melalui mediasi bener" bisa nenangin hati dan pikiran. Testi dari orang" di sekitar gue yang uda mencapai tahap itu😌😌
@qutiews Mulai berubah dengan hal" kecil kayak jalan kaki bentar tiap hari minimal 30 menit sama coba minum beberapa amunisi vitamin emang kerasa ngaruh banget di badan gue juga🥺😌
Pernah nggak sih jam 2 atau 3 sore tiba-tiba pengen banget ngemil jajan, cokelat, atau yang manis-manis?
Lo lawan, tapi tetep kalah juga.
Sebenarnya badan lo lagi ngasih sinyal.
sini gue bakal ajarin cara lo paham sinyal ini:
@0xhanyfa Bener bangeett!! Se chaos apapun dunia kalo disandingkan dengan ayang yang uda sefrekuensi, dunia mah gada apa"nya. Lebih pedes omongan mertua yang gak merestui calon *upss🤣🤣
Iyaa aku juga dulu waktu diet liat YouTube nutritionist orang luar kalo sangat dianjurkan jalan kaki setelah makan 10-15 menit biar insulin spikenya gak terlalu tinggi dan gak bikin lemak nimbun di perut😄 akhirnya skrg jadi terbiasa dan kalo gak jalan setelah makan perut jd begah
Harga PERTAMAX NAIK?!?! 😭😭😭
Gada pemberitahuan, tiba" aja langsung naik gitu aja, demi menghindari panic buying. Well done👏🏼👏🏼👏🏼
Gaji juga harus naik sih, masak pengeluaran naik tapi income gitu" aja. Sehat" kelas pekerja🙃🙂
@ElysiaXBT Beneeerr!! Gula itu salah satu makanan yang perlu diwaspadai, untung bukan sweet tooth dan ngidam manis" pas mau mens aja, itupun sebulan sekali ato beberapa bulan sekali. Sekali ya makan banyak manisan tubuh kayak gak enak gituu jadi kadang lemes :""
Temen gw badannya kurus, tennis padel hampir tiap hari, nge gym juga.
Umur 29 tahun.
Bulan lalu dia divonis diabetes tipe 2.
Gw kaget. Dia lebih kaget.
Dokternya bilang satu kalimat yang bikin semua orang di ruangan itu terdiam.
@kalistohenituse Ini bener bangeett. Apalagi kalo dalam posisi single parent yang financial juga belum stabil, masih mikirin biaya hidup yang makin hari naiik, sehat" orang tua di luar sanaa, gimanapun kondisi kita kudu belajar gentle parenting dari sekarang, bahkan sebelum punya anak siih wkwk
Baru beres nonton video ini di yt.
Dan saya tersadarkan kalo menjamurnya org yg jualan seblak, cilok, gorengan dan pedagang olahan tepung lainnya di jalanan bukanlah tanda kebangkitan ekonomi rakyat, tpi sinyal keputusasaan (necessity entrepreneurship) untuk menutupi status pengangguran.
Setidaknya ada 6 poin yg saya dapati :
• Jebakan low barrier to entry: Bisnis olahan tepung dipilih cuma krn modalnya murah dan gk butuh keahlian khusus.
Dampaknya, terjadi ledakan keseragaman yg memicu kanibalisme ekonomi (sesama pedagang kecil saling mematikan di radius beberapa meter saja)
• Romantisasi penderitaan oleh negara: Narasi "UMKM Pahlawan Ekonomi" dikritik sebagai alat politik agar negara bisa lepas tangan dari kewajiban menyediakan lapangan kerja formal dan jaring pengaman sosial.
• Paradoks data pengangguran: Angka pengangguran resmi terlihat turun, tpi pekerja sektor informal melonjak smpe 60%. Ini adalah fenomena pengangguran terselubung, tercatat bekerja, tapi pendapatan minim dan gk menentu.
• Perang Harga vs Hancurnya Daya Beli: Di tengah inflasi dan turunnya kasta kelas menengah, merek bukan lagi faktor penting. Pedagang terpaksa memotong margin keuntungan demi mempertahankan konsumen yg sensitif harga.
• Ironi "Negara Tepung" yg 100% Impor: Indonesia menopang jutaan pedagang kecil dari komoditas yg gak bisa tumbuh di tanah sendiri. Ketergantungan impor gandum yg mutlak membuat nasib pedagang cilok di jalanan sangat rentan terhadap konflik geopolitik dunia dan kurs Dolar.
• Model bisnis ini udah di titik jenuh. Para pedagang seperti berjalan di tempat, bekerja keras 12 jam sehari menghirup asap jalanan, tetapi posisi finansialnya gk bergeser maju sama sekali.
Source : https://t.co/YnzpIZpO3L
@0xhanyfa Bener bangeett!! Aku sekarang di usia 29 th mau mulai mental ulang hidup setelah figuring out apa yang kumau dan kujalani bener" setulus hati ke depan. Kalo gak konsisten dari langkah kecil, mustahil bisa kewujud mimpi" kita itu :""
@karirfess Bahaya banget, kudu ati" kalo mau beli mobil ato motor bekas yaa. Serem amat apa" uda canggih bener ya penipuan🙃 emang di mana pun hidup kudu teliti sih entah mau beli bareng cuman gocek ato bahkan harga selangit📈📈
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
Kalau seseorang pernah ngalamin stres berat, trauma, atau tumbuh di lingkungan yang nggak stabil, otaknya bisa masuk ke “mode hypervigilance”.
Jadi selalu siaga, terus-menerus nge scan sekitar, perhatiin ekspresi wajah dan bahasa tubuh orang, dan sering banget udah keburu...