Baru kali ini setelah 1 tahun jadi pasien orthopedi, ketemu sama pasien yang sama di amputasi kaki juga 😭😭😭
Posisi gue sama pasien itu jauhan duduknya, gak lama perawat manggil gue. Gue kira bagian gue ketemu dokter, taunya pasien yang gue maksud tadi mau ketemu gue 😭😭😭😭😭
Rakyat:
1) Gaji tiap bulan dipotong pajak,
2) THR juga kena pajak,
3) Dapet bonus kena pajak juga,
4) Beli barang mahal kena pajak barang mewah,
5) Rumah kena pajak bumi dan bangunan,
6) Motor harus bayar pajak tiap tahun,
7) Mobil juga bayar pajak tiap tahun,
8) Belanja di supermarket tiap itemnya kena pajak,
9) Makan di restoran dipajakin juga,
11) Beli barang di luar negeri juga bayar bea cukai,
12) Bunga tabungan kena pajak juga dari negara,
13) Mau lamar kerjaan, resign, pinjem duit, pake meterai bayar ke negara
Anaknya orang yang dibayarin pajak:
1) Kuliah di top univ US pake beasiswa sebagian, sisanya bayar sendiri,
2) Ke US-nya naik pesawat jet pribadi yang sewanya 8.6 milyar buat 3 hari,
3) Beli roti sepotong harganya 400 ribu rupiah,
4) Beli stroller bayi seharga 20 jutaan rupiah,
5) Semua itu diupload di instagram stories dengan santainya ketika rakyat turun ke jalan gara-gara keluarga dia.
***
Ini berasa Marie Antoinette pas revolusi Perancis gak sih?
Terima kasih untuk semua yang telah berpartisipasi dan berjuang dalam 2 hari ini.
Tim Humanies telah menyusuri RS di Jakarta malam ini dan sudah aman. Dengan demikian kami pamit dari Jalan Jakarta.
Kami masih terbuka bantuan untuk teman di daerah.
Nantikan LPJ dari kami ! ✨
Simak admin kompas sedang memasak keadaan hari ini. Dari mulai cuaca cerah buat demo, bau keti, periode kehamilan trimester, hingga mulyono. Baca selengkapnya:
@MafiaWasit Aktivis 98 energinya beda ya, dulu pait banget ya pak, tapi bener kata andovi emosi boleh aja, tapi jangan diutamakan karna bisa celaka mahasiswa, siswa masa depan bangsa. Jangan ada korban jiwa.
pedagang asongan gave their foods for free, bapak ojol gave their rides for free, semua rakyat kecil pada coba berkontribusi in their own way, dan orang2 yang duduk manis dan nyaman di atas sana bener2 masih gak punya malu dengan org2 yg harusnya mereka "wakilin", sedih.
this past month i read and watched a lot about 97-98; cium tangan sama Bu Sumarsih, langsung seketika cengeng gue
“dukacita saya telah bertransformasi menjadi rasa cinta kepada sesama manusia”, begitu katanya
❤️🥲❤️
Jika terjadi pemadaman akses internet parsial dimohon untuk tidak menggunakan VPN "gratis" kecuali:
1. Cloudflare WARP 1.1.1.1
2. ProtonVPN
Dikarenakan risiko pencurian data dapat terjadi.
Untuk opsi lainnya sila kunjungi laman ini
github(dot)com/bebasid/KominFudge
“nyoblos onoh krn gatau mau milih siapa” KONTOLLLL KAMU KONTOLLLLLLL, DASAR GOBLOK TOLOLLL ANJINGGGG MEDIA SOSIAL UDAH GAMPANG DIAKSES INFORMASI DIMANA2 DAN LU MASIH PAKE ALESAN TOLOLLLLLL NGENTOTTTTT DASAR GOBLOKKKK
dear kpopers, jangan ngerasa urusan politik gaada hubungannya sama kalian karena pasti berpengaruh:
1. pemerintah bisa naikin pajak konser. mau lu harga tiket 3 juta, pajaknya 25% alias 750rb???
2. idol kesayangan lu gaakan mau dateng ke indo kalo keadaan indo gak kondusif
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.