Aljazair live liputan di lokasi sore tadi capt. Kenapa ini penting? Karena pemerintah takut kalau banyak media luar memberitakan ketidakpuasan masyarakat.
Jangan nyinyir sama pendemo.
THR, upah minimum, hak lembur, sampai Reformasi 1998 yang membuka jalan demokrasi hari ini. Semuanya lahir dari orang-orang yang berani bersuara dan turun ke jalan.
aku sedihh liat ini… karena aku tau kalo from the very beginning WE NEVER HATED INDONESIA. not even a bit. yang kita benci tuh korupsinya, nepotisme, keserakahan oligarki, dan orang yg dzalim. we love this country so much, and that’s why it hurts to see it getting ruined by them
Draft:
Selama aksi demo hampir tidak ada TV nasional yang meliput.
Tapi menjelang malam, ada massa yang tidak jelas tiba-tiba muncul dan mulai berbuat anarkis, TV mendadak breaking news, disiarkan secara live, dengan narasi seolah-olah inti dari demonstrasi adalah kerusuhan.
polisi polisi itu sebenarnya tau gak sih tujuan demo itu apa? kenapa setiap demo rasanya mereka mikir para pendemo itu ngajak mereka tawuran, perang, menganggapnya musuh. yang harusnya dilindungi malah dibunuh.
Dulu pas gue penyuluhan kesehatan mengenai HIV/AIDS, pesertanya SELALU transgender person, homosexual, pekerja seks komersial, perempuan dalam hubungan, dan ibu rumah tangga.
Gak pernah sekalipun gue nemu laki hetero hadir, yang ada malah ngelarang pasangan/istrinya buat hadir.