Hehehehehhe.
Sebagai orang yang kerja dalam bidang psikologi kekeluargaan ni memang merisaukan tau.
I am afraid because I see society starts to look at children like they are a burden. And apa-apa kita buat untuk anak itu kena dapat reward. And suami seolah-olah WAJIB bagi reward walaupun tak mampu. Sedangkan suami jaga kebajikan dia. Atas sebab tak bagi reward, dicanang satu dunia.
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun
Being pregnant, go through delivery process is described as "wahn ala wahn". Allah iktiraf kesusahan itu. And parenting is the hardest job I would say. Do you think any human can repay that? Nope. Only Allah can.
Ihsan suami mestilah penting. Dan menjadi isteri/ibu bersyukur juga PENTING.
After getting married, there will always be someone prettier than your wife, someone richer than your husband, that's why you better marry your spouse for their soul. So you'll realize that no one on earth could ever be them. So you'll stop searching and stay beside them.
maturing is realizing none of us are easy to be with. It's about who's willing to stay committed to understanding you and actually wants to grow with you.
Banyak kes cerai sebenarnya boleh dielakkan kalau amalkan tiga benda:
1. Qanā'ah, berpada atau bersyukur dengan apa yang ada.
2. Jangan compare kehidupan kita dengan orang lain.
3. Kurangkan masa dalam social media.