Dulu yang sering diacuhkan atau dianggap tidak penting ketika banyak ruang diskusi terbuka, kini menjadi alasan kenapa pendidikan politik itu penting, bukan untuk menjadi politisi, tapi mengubah pov sebagai warga negara
Kondisi indonesia sdh banyak dijelaskan jauh jauh hari oleh beberapa ahli dan akademisi, hanya sj mungkin kita berpikir klo kondisi itu jauh dari kita, sekarang kondisinya kian dekat makanya makin bnyak yg gelisah dan resah. Nasi sdh jd bubur, apalagi diaduk, jd nikmati saja.
Mendidik adalah tanggungjawab setiap org terdidik, maka anak-anak yg tidak terdidik di negeri ini adalah dosa dari orang-orang terdidik, selamat hardiknas ygy
Tau tidak, komisi 10 blg sebenarnya kita bisa mendapat pendidikan gratis hingga pendidikan tinggi beserta kesejahteraan guru, direktur bpjs blg sebenarnya kita bisa mendapat pelayanan kesehatan gratis untuk semua, tpi tidak dilakukan, kenapa?
Mereka bilang kritik harus beradab. Tapi apa yg diharapkan dari org yg marah saat ada yang mati karena malu tak bisa sekolah, saat ada yg diserang hingga nyaris dibunuh? kenapa kemarahan mereka tak bisa kalian toleransi, sementara mereka diminta tetap beradab padhal ada yg mati?
“Tiada kekayaan yang lebih utama daripada akal, tiada keadaan yang lebih menyedihkan dibanding kebodohan, dan tiada warisan yang lebih baik daripada pendidikan” - Ali bin Abi Thalib
Bahkan tuhan saja, yang maafnya tidak terhingga dan tidak terbatas, tidak memberi ruang maaf sedikitpun untuk orang-orang yang syirik. Apalagi kita yang cuman remah-remah rempeyek.