normalisasiin kalau udah punya pasangan, temenan sama lawan jenis tuh paham boundaries. mau temenan dari orok, dari sel telur, dari zaman dinosaurus kek, dari zaman batu kek, tetep harus ngerti boundaries.
Kamu tau? dibalik perempuan yang mengatakan; aku menyerah dengan hubungan ini, ada komunikasi yang kurang baik, ada perhatian yang terabaikan, ada kesalahan yang diulang-ulang, ada hati yang disepelekan, ada rasa kesepian dalam dirinya dan tidak semua perempuan mampu mengungkapkannya.
dikesempatan berikutnya, semoga aku menjadi seseorang yang diusahakan, dihargai tanpa harus meminta, dan cinta yang benar-benar memilih untuk bertahan apapun keadaannya
"yang ganteng atau yang kaya?"
yang kehidupannya buat gua selalu tenang, yang gak bikin gua ovt sama tigkah lakunya, yang cukup punya gua, yang ga bikin gua bingung (tarik ulur) dan ga gila perempuan. SEKALI LAGI NGGA GILA PEREMPUAN.
Pengen punya cowo yang kecintaan sama gue kek misal kalo ga gue bales chatnya sejam dia uring-uringan kesurupan kejang-kejang kerasukan setan gitu cari dimana yyyyy