@kompascom Terdakwa memang berhak menguji keaslian alat bukti yang diajukan di persidangan. Namun, pengujian itu harus melalui mekanisme hukum yang sah. Hasilnya bukan ditentukan oleh terdakwa atau ahli yang dipilihnya, melainkan dinilai oleh hakim bersama seluruh alat bukti lainnya.
@tempodotco Demokrasi memang tidak mudah, tetapi nilai utamanya ada pada kebebasan berpendapat, supremasi hukum, dan akuntabilitas. Tantangannya adalah memastikan prinsip-prinsip itu benar-benar dijalankan.
@tribunnews Praperadilan adalah hak setiap tersangka untuk menguji sah atau tidaknya penetapan status tersangka. Soal baru diajukan sekarang atau sejak 2025, biarlah hakim yang menilai berdasarkan hukum dan bukti.
@tempodotco Naik boleh saja jika memang ada alasan yang jelas dan pelayanan ikut meningkat. Yang dibutuhkan masyarakat adalah transparansi dan akuntabilitas, bukan sekadar kenaikan angka.
@DokterTifa Kalau memang ada kejanggalan, biarkan dibuktikan di persidangan dengan bukti dan keterangan ahli. Kesimpulan tidak sebaiknya dibangun hanya dari opini atau potongan dokumen.
@DokterTifa Pengalaman tiap pendaki berbeda. Saya sendiri pertama kali mendaki langsung ke Rinjani, tanpa sebelumnya mendaki gunung-gunung di Jawa. Jadi tidak semua orang harus melalui urutan yang sama.
@Boediantar4 Keaslian ijazah dan dugaan fitnah bukan hal yang saling menunggu. Keduanya bisa diuji bersamaan melalui proses hukum. Yang menentukan adalah bukti, bukan opini...
@GheaJhanaLie7 Kritik dan perbedaan pendapat itu penting, tetapi perbandingan juga perlu proporsional. Tidak semua peristiwa memiliki skala, konteks, dan dampak sejarah yang sama.
@LambeSahamjja Bukan soal lebih bagus China atau AS. Yang terpenting adalah mana yang memberikan manfaat terbaik bagi Indonesia, dengan syarat yang transparan, bunga yang wajar, dan tidak mengurangi kepentingan nasional...
@kompascom Angka pertumbuhan yang positif patut diapresiasi... Namun indikator keberhasilannya tetap pada lapangan kerja, daya beli, dan kesejahteraan masyarakat secara luas...
Dibandingkan pensiunan PNS, pensiunan DPR lebih menjadi beban. Pasalnya, pensiunan DPR digaji seumur hidup padahal hanya menjabat 5 tahun. | #Tren
https://t.co/WuxPrWJHbW
Selamat Hari Raya Nyepi untuk Sahabat Sinar Mas yang merayakan. Semoga berkah dan damai Nyepi menyertai Anda dan keluarga serta dapat membuat pribadi menjadi lebih baik.
#Nyepi2022#Nyepi1944#SinarMas