It is sad that some people comment badly about her vacuum, while every time she raised her voice to bring critical and voicing the unheard.
Like the whole her good track record, clean, and not a single appreciation of her relentless consistency.
Personally tentunya belum kenal, tapi gw rasa, meski membawa nama besar shihab yg membuatnya very privileged, dan relatif tidak semudah itu disentuh rezim, setelah tau almarhum suaminya ternyata di belakang hukum online, gw yakin keberanian beliau juga karena ada think tank ini di belakangnya secara strategis dan psikologis.
Dibalik sebuah figur kuat, apalagi mentally strong, gw selalu percaya ada silent support yang loud in act but hidden from spotlight as a key support system.
Semoga segera come back stronger ya mba nana.
Digimon: The World’s Best Picks available soon on worldwide streaming 🌟
On the way to DIGIMON’s 30th anniversary, four HD remastered Digimon anime series, selected by fans around the world, will be available for streaming worldwide!
Get ready to revisit these fan-favorite Digimon adventures ❤️
More details will be announced soon, follow us and be the first to know!
#Digimon
Maudy Ayunda ngomong soal mindfulness, tapi dia tau ga klu anak2 Indonesia di daerah lain mau beli buah, susu, bakso, indomie, sepatu harus nabung dulu. Sementara dia makan roti yg rasanya terlalu sehat aja masih ngeluh
Don’t talk about mindfulness when you can’t even appreciate what’s already on your plate
Tell maudy ayunda to talk about mindfulness to :
1. Yg sesak nafas kena asap kebakaran hutan di sumatera,kalimantan
2. Ortu2 korban keracunan MBG
3. Warga luar jawa yg antre panjang demi beberapa liter bbm
4. Org2 yg kena layoff pdhl ada anak yg hrs sekolah+org tua yg butuh berobat
5. Pedagang kecil dan kaum rentan yg makin susah cari duit krn kaum middle class dan lower economy jg berhemat dan nekan pengeluaran.
Stop being tone deaf, try to napak tanah.
aku unsubs Maudy beneran deh keknya, she's not spreading positivity anymore, she's just becoming tone deaf 🥲
kak masa kamu nulis puluhan-ratusan esai sampe lulus di Ivy League, pernah jadi volunteer juga kan, pernah kan ngeliat kondisi grass root itu kayak gimana?
trus kamu bilang karena hati mungilmu ga sanggup liat bad news yg lewat tiap hari kamu nutup jendelanya dan setelah aku nunggu 3 minggu dari waktu kamu upload video ini ternyata ga ada foll-up nya, yg mana aku harapkan cuman karena kamu memang exhausted aja, tapi kamu beneran tone deaf 🥲
kita juga kalo punya pilihan ya bakalan menjauh dari bad news, tp it's happening, that's reality, itu bukan sesuatu yg bisa kita pilih
justru dg mega platform dan capasity yg kamu punya kamu malah milih diam? kenapa? karena kamu takut kariermu kesenggol elite sekaligus masih mempertahankan market middle-low class-mu karena mereka generate engagement dan konsumsi produk mu juga?
kamu tuh literally jualan produk dg bahan dari pulau yg sangat terdampak dari brutalnya kebijakan pemerintah sekarang loh, kenapa gitu harus ngomong kek begini
borjuis² ini mungkin hanya akan ikutan teriak kalo akhirnya hidup mereka kesenggol secara langsung kali ya, tp mau rupiah naik sampe 25.000 pun dg income dan akumulasi kekayaan mereka skrg mereka masih bisa makan enak, makanya bisa milih mau buang bad news dari feed dan telinga mereka sementara orang² yg dia "ceramahin" buat filter bad news ya orang² yg ga punya pilihan juga
Jadi kalo dirangkum, pemicunya bukan cuma “mental health”, tapi bagaimana Steve/Fajar memaknai penolakan, kehilangan relasi, dan isolation tersebut.
Bahkan setelah meninggal, dia masih “melanjutkan” konflik itu lewat memoar dan post terjadwal yang menyerang teman-temannya. Makanya kasus ini rumit banget: ada romance, social isolation, pola perilaku, dan luka karena merasa ditolak. Paham?🙏😶🌫️
History repeats itself 👀
Dulu Audrey, sekarang Steve.
Netizen langsung nyerang orang-orang yang katanya ngebully. Begitu cerita lengkap dan POV dari pihak lain mulai keluar, baru satu-satu sadar kalau konteksnya ternyata nggak sesimpel yang awalnya beredar.
Kayaknya netizen indo emang belum belajar buat nunggu cerita selesai sebelum menghakimi.
Kalian tau kasus nya FS yang ditemukan meninggal dunia kemarin?
Dan semua postingan nya viral, tapi sekarang akun ig nya menghilang..
Setelah aku baca autobiography nya.
Ternyata itu bukan pertama kalinya dia mencoba buat mengakhiri hidup.
Ditinggal orang tua dari kecil,
Sudah di bully dari bangku SD, bahkan saudara nya sendiri tidak peduli, dan terakhir dia mulai di jauhin sama temen temen nya ya mungkin kondisi itu lah yang membuat dia makin down.
Disini kita belajar mental health is a serious condition.
Kita emang ga pernah tau beban atau se depresi apa seseorang tapi stop melakukan hal yang merugikan diri sendiri..
hati kyknya sakit bgt ngebaca dan nonton kisah ybs, sampe gabisa tidur karena heartwrenching bgt.
buat temen2 yg merasakan hal serupa pls reach out ke sahabat/keluarga kalian ya, jangan dipendem sendiri 🥺
Sedih banget las baca chat pamitnya, ga ada yang respon anjir. Sesukanya gue ke orang lain, setidaknya masih basa basi lah ngasih respon "Hati" di jalan", "Safe trip sampe rumah",
Gilan ini di cuekin satu grup, trus di kick https://t.co/xCtzFfa7qF