Yang komen jelas ga punya otak ga punya hati.
Justru saya sangat respek sama mahasiswi ini.
Ga nyangka wakil BEM UI itu mahasiswa kedokteran, dan perempuan.
Justru ini perempuan high value yang langka. Sainsnya pinter, tapi wawasan sosial politiknya juga luas!
Berani beraninya ada yang komen begitu kan TOLOL! 🫵🏼
Perhatikan sekuensinya :
Budiman sebut nama Tiyo.
👇
Sirine Toa dibunyikan (sinyal).
👇
1 org baju putih lngsung berdiri dng toa.
👇
Naik panggung, lngsung teriak² orasi.
👇
Puluhan mahasiswa merangsek masuk.
•Sirine dari toa adalah sinyal ativasi, & itu bukan reaksi spontan audiens.
•Org di dlm ruangan sudah pegang toa, sudah siap, & tunggu trigger kata kunci yaitu Tiyo, utk disambut dng bunyi sirine sbg sinyal koordinasi.
Dari peristiwa tsb teridentifikasi 2 kelompok aktor yg beda karakter:
1. Kelompok A » Mahasiswa organik, yg duduk tertib sejak awal, punya pertanyaan substantif.
2. Kelompok B » pemicu terorganisir, yg masuk bergerak setelah sinyal sirine bunyi, bawa² toa, teriak² slogan, rebut mikrofon, lempar air.
Itu profil aksi terkoordinasi, bukan ledakan emosi secara tiba².
”Genuine anger is the most useful resource for any operation. It requires no fabrication, only direction”.
Pernah denger ?
Kalian sadar nggak?
Di saat banyak isu lain terus muncul di layar televisi dan media online, aksi demonstrasi di sejumlah daerah justru nyaris tak terdengar.
Daerah yang dikabarkan sudah mulai menggelar aksi:
• Jakarta (Cikini Raya & Badan Gizi Nasional)
• Bandung (DPRD Jawa Barat)
• Medan (Lapangan Merdeka)
• Kendari (Bundaran Tank)
• Semarang
Bahkan kabarnya mulai merembet ke beberapa wilayah di Sulawesi dan Sumatera.
Pertanyaannya, kenapa publik seolah tidak tahu?
Apakah karena aksinya dianggap belum cukup besar? Atau ada isu yang memang tidak mendapat ruang pemberitaan sebesar yang seharusnya?
Jika benar gerakan ini terus meluas, cepat atau lambat akan sulit untuk diabaikan.
Bagaimana menurut kalian?
🚨 ALERTA! ALERTA! ALERTA!
Mahasiswa, masyarakat sipil, hingga ojol dikabarkan akan turun dan bergabung hari ini. 🔥
Untuk semua yang berada di lapangan: stay safe semuanya!
Saling jaga, jangan mudah terprovokasi, dan utamakan keselamatan.
#Demo
untuk kakak-kakak mahasiswa yang sedang turun ke jalan, maaf karna tidak bisa ikut berdiri bersama kalian.
tapi percayalah, jarak tidak membuat kita berhenti terhubung dan peduli.
tugas kalian adalah menyuarakan aspirasi. tugas kami adalah terus mengawal, menyebarkan, dan memastikan suara itu tidak hilang di tengah jalan.
jika tidak mendapat ruang yang cukup di media nasional, kami akan mencari cara agar dunia tetap mendengar dan melihat kalian👊
sc threads|owooppa
Kalian sadar gk ?
banyak daerah yg udah mulai demo tapi gk disiarkan media
Daerah yg sudah mulai Demo:
- Jakarta (Cikini Raya & Badan Gizi Nasional)
- Bandung (DPRD Jabar)
- Medan (Lapangan Merdeka)
- Kendari (Bundaran Tank)
- Semarang
Katanya mulai merembet ke Sulawesi & Sumatera juga 💀
Apresiasi setinggi-tingginya ku sampaikan kepada himpunan-himpunan yang telah memberikan ruang orasi untuk menyuarakan isu kekerasan seksual di kampus kita. Sikap tegas dalam memerangi kekerasan tersebut adalah langkah nyata menuju terciptanya lingkungan akademik yang aman.
Mengambil poin penting dari HMP Pangripta Loka, tata ruang bukan sekadar desain fisik, melainkan tentang bagaimana manusia di dalamnya terlindungi. Ruang yang aman, nyaman, dan berkelanjutan adalah mandat undang-undang sekaligus kebutuhan mendasar kita. Jangan biarkan sikap apatis menjadikan kita bagian dari rantai kekerasan (enabler). Baik laki-laki maupun perempuan, kita punya tanggung jawab yang sama. Perubahan dimulai dari kesadaran kita hari ini.
Keren adik-adik semua!
Aku mau bikin kelas gratis tentang Claude
Kepikiran buat bahas:
• Kenapa Claude happening, bedanya sama LLM lain apa?
• Claude Chat vs Cowork vs Claude Code
• Effective Claude prompting techniques
• Claude Cowork use case & Automations for professionals
• Claude MCP and Integrations with 3rd Party (PPT, Sheet, etc)
• Bikin Web Apps dan Deploy secara gratis pake Claude Code
Siapa aja yang mau join? Coba Follow + Retweet + Reply di bawah ya 👇🏻
Masa-masa paling berat adalah masa jadi jobseeker. Orang ga peduli berapa banyak lamaran yg kita masukin atau tes dan interview yg dijalanin. Mereka maunya besok kita udah kerja ke kantor. Kerja freelance nggak dianggep kerja.
Belom lagi harus berhadapan sama perasaan ga berharga, ngerasa worthless dan ga punya nilai diri krn ga kerja. Mau menjalin hubungan pun mikir 1000x. Mau memperbaiki hidup kadang bingung mulai dari mana.
Pada akhirnya pilihannya cuma dua, tetap berjuang sampai happy ending atau menyerah.
Gw punya antithesis tentang ini.
Gw mau jadi orang yang serba bisa, gw set standard setinggi2nya.
Dimanfaatin? Gapapa. 6 bulan - 1 tahun dimanfaatin ga ada masalah.
Next-nya? Ya kasih tau impact yg lo kasih ke kantor, nego kenaikan gaji.
Kalo kantor gamau atau ga bisa, ya cabut.
Skill udah punya, pengalaman ada, bisa buat cari kerja baru atau project lain.
Kapan lagi dikasih ruang "gratis" untuk explore dan belajar sesuatu.
Ini mungkin bukan untuk semua orang, tapi ini yg gw lakuin.
Aku mau bilang.
Pokoknya kamu harus cobain sesekali keluar kota, atau keluar negeri sendirian, ngga harus sama temen atau pacar, ngga harus sama keluarga, bener-bener sendirian. Kamu harus cobain naik pesawat sendirian, naik becak sendirian, naik kereta api sendirian, naik MRT/bus trans sendirian, kamu harus nyobain kulineran mahal sampai kulineran murah dipinggir jalan, makan di tenda pinggiran bareng orang-orang yang ngga kamu kenal.