Kalau 10-15 tahun lalu, narasi yang beredar:
โKantor gue standar banget.
Nggak ada training ke luar negeri, nggak ada vacation allowance, nggak ada saham karyawan, nggak ada housing support, nggak ada mental health support, nggak ada education allowance, nggak ada corporate retreat ke luar negeri."
Sekarang hal sesederhana itu sudah naik kelas jadi โkantor green flagโ, karena perusahaan makin terbiasa menurunkan ekspektasi pekerja sampai hak paling dasar pun terlihat seperti benefit istimewa.
Pendemo ini jumlahnya ada ribuan orang & dateng dari berbagai daerah di Indonesia. Tapi responnya cuma didadah dadahin & dikadalin lewat pidato selama 3 detik.
Jadi ini rasa terima kasih negara kepada guru?
ngerti ga sih gue tuh pengen bisa beli sayur leluasa di supermarket tanpa perlu mikir "ih murahan di pasar..", gue pengen beli kopi tiap hari tanpa ngerasa bersalah soalnya ya dengan harga kopi yg sama di negara maju itu hal yang normal-normal aja?