Selamat malam Kemenhub
@kemenhub151 . Saya Mitra Driver Grab ingin melaporkan tindakan penahanan hak reimbursement modal belanja GrabMart sebesar Rp 1.284.736 secara sepihak oleh PT Grab Indonesia.
@kemenhub151 Seluruh SOP sudah dipenuhi (GPS, foto struk belanja, chat/telepon), namun klaim ditolak dengan alasan tidak adil 'kemiripan wajah customer'. Kunjungan fisik ke GEC Cilandak pun tetap ditolak.
@GrabID Berikut data lengkap laporan saya:
Nama Mitra Driver: Alessandro Cleverdave Rauf
Email Terdaftar: [email protected]
Nomor HP Terdaftar: 083850984170
Saya tunggu kabar baik serta proses reimbursement modal saya via email terdaftar sesegera mungkin. Terima kasih!
@GrabID Halo Kak Bambang / @GrabID, terima kasih atas responnya.
Mohon dengan sangat bantuan peninjauan MANUAL dari tim supervisor/fraud secara objektif. Saya murni bekerja jujur, seluruh SOP sudah saya penuhi di lokasi, dan uang modal belanja Rp 1.284.736 ini sangat berharga untuk saya.
@GrabID Logikanya di mana?
Sistem Grab yang mengalokasikan orderan secara acak ke driver.
Driver TIDAK BISA memilih customer, apalagi tahu/mengontrol wajah customer tersebut!
Kenapa kerugian akibat akun customer fiktif buatan sistem malah DIBEBANKAN ke modal driver yang kerja jujur?!
@GrabID Tapi klaim modal belanja saya Rp 1.284.736 MALAH DITOLAK SEPIHAK! Alasan dari CS Grab: "Akun driver saya dianggap terhubung dengan akun pemesan yang punya KEMIRIPAN WAJAH dengan akun terindikasi fiktif".
@GrabID Datang ke lokasi pengantaran sejauh 11,13 km.
Chat & telepon customer berkali-kali tapi tidak direspons.
Upload bukti struk belanja asli & lapor via aplikasi.