“nama pemain jumlahnya ratusan kamu hafal, giliran aku cerita sesuatu kamu lupa”
i pray that all of you sweet, thoughtful women never have to know and be with a man like this :/
Saking banyaknya berita jelek tiap hari, berita-berita jelek minggu lalu jadi ketumpuk dan terlupakan padahal banyak yang belom kelar. Do we all realize how crazy this is??
Yang harus dipelajari lagi bukan tata cara bersosial media aja, tapi juga mindset yang penuh dengan misogyny dan kebencian terhadap sesama perempuan sampai bisa-bisanya nyebut “LC” “Pabrik susu” dan ujaran2 inhumane lainnya.
capek ga jadi perempuan? CAPEK
“jangan tolak cowo, nanti diapa apain”
“jangan pacaran”
“jangan pergi berdua sama cowo”
padahal kalo kejadian kayak Taufik Hidayat gini salah siapa? salah korbannya lagi????
we have spent decades and DECADES telling girls to be careful and sure no boy need to understand how to handle it
ini parah banget sih, anak SD diboongin katanya pawai tapi taunya demo mendukung MBG
bahkan guru pun gak bisa menolak karna diintruksi dari Kepala Dinas Pendidikan
lokasi : batam
Dear @UNICEF,
Indonesian children should never be used to advance any political agenda or government campaign. Indonesia's Child Protection Law emphasizes that every child has the right to be protected from exploitation, violence, discrimination, and any activity that may jeopardize their best interests. Involving elementary school children in public rallies, asking them to carry campaign-style signs or chant political slogans raises serious concerns about whether their rights are being respected.
Children can’t meaningfully consent to political participation. Schools should remain safe spaces for learning—not places where students are mobilized to endorse government policies.
We urge independent monitoring to ensure that children's rights are fully protected and that no child is used as a tool for political messaging.