- SCAMMER TIKET EXO -
JOEVIN JOKO & REGINA AGUSTINE WIJAYA
sesuai dengan twt sebelumnya kalo tanggal 8 juni belum refund, gue bakal spill data data lengkap mereka.
jadi dua orang ini pacaran dan jual tiket exo dengan harga normal (mereka bilang dari orang dalam).
Update setelah galbay 1 tahun lebih 1 bln. Masih suka parno klo ada org tiba2 depan rumah berentiπtapi soo far ternyata aman. Semangat yg lagi mencoba debt free!! Semoga klo pun ada penawaran pelunasan cuma pokok aja tanpa bunga
@badgen1us_@IDNTimes begoooo dah, nyawa cewe sama cowo tuh sama2 berharga anjingg. cowo jg banyak ya yg jd tulang punggung keluarga, bukan malah perang gender lg musibah gini kocak.
sblm ngejudge mending cari tau dlu deh itu bu menteri buat tau fungsi gerbong wanita knp ada di depan sama belakang
@raniacalista_ Dia emg ngeyel di kasih tau sm neti parenting ga cuma harus βno noβ anak aktif sama bandel beda. If ur kid bothering anyone itu udh bandel klo emg dia gabisa parenting yg bener harusnya gausah diajak kemana2 anjir ganggu.
Tak Terima Kalah Lomba Lari, Anak Oknum Polisi di Depok Seret Temannya Orang Tua Korban Takut Melapor
Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi perundungan (bullying) terhadap seorang anak di bawah umur di wilayah Depok, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial. Kejadian yang bermula dari hal sepele ini kini memicu kemarahan publik karena melibatkan anak dari oknum anggota kepolisian.
Kronologi Kejadian:
Peristiwa bermula saat sekelompok anak-anak di lingkungan setempat mengadakan lomba lari. Namun, persaingan sehat tersebut berakhir ricuh ketika anak pelaku yang diduga tidak terima mengalami kekalahan dari korban.
Bukannya sportif, pelaku justru mengejar dan menyeret korban secara kasar di jalanan. Mirisnya, dalam rekaman tersebut terlihat beberapa orang dewasa di sekitar lokasi yang diduga ikut campur, alih-alih melerai dan menenangkan situasi secara bijak.
Meski korban mengalami trauma fisik dan psikis akibat insiden penyeretan tersebut, pihak keluarga korban hingga saat ini masih enggan melapor ke pihak berwajil. Ketakutan ini muncul lantaran ayah dari pelaku merupakan seorang anggota aktif kepolisian.
"Kami sebetulnya ingin keadilan, tapi kami orang kecil. Bapak anak itu polisi, kami takut masalahnya malah jadi panjang atau kami yang dipersulit," ujar salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya.
KEKERASAN BUKAN HAL YANG BISA DIMAKLUMI
βKami menerima laporan memilukan mengenai kekerasan fisik yang dialami oleh Jesica Cintya selama tiga tahun terakhir. Tindakan keji ini diperkuat dengan bukti video yang menunjukkan korban ditendang hingga dicekik oleh pelaku. Saat ini, pelaku atas nama Norman Tarigan diketahui telah menghapus seluruh akun media sosialnya. Kami sangat menyarankan Saudara Norman untuk segera muncul dan menunjukkan itikad baik guna menyelesaikan permasalahan ini secara bertanggung jawab, serta berkomitmen penuh untuk tidak mengulangi tindakan serupa kepada siapa pun di masa depan.
Pengkhianatan yang dibungkus dengan kekerasan adalah bentuk kepengecutan yang paling nyata. Ketika seseorang berselingkuh, ia kehilangan integritasnya; dan ketika ia menggunakan pukulan serta cekikan untuk menutupi rasa takutnya akan ketahuan, ia telah kehilangan kemanusiaannya. Kekerasan fisik hanyalah tameng rapuh bagi seorang bajingan yang gagal mengendalikan rasa bersalahnya sendiri. Jangan pernah merasa harus bertanggung jawab atas kekacauan mental orang lain.