Dekat kos ada bapak-bapak yang jual nasi goreng, mie goreng, dan kwetiaw.
Aku udah dua kali beli. Pertama nasi gorengnya enak, kedua mie gorengnya juga enak. Nah, tadi pengen cobain kwetiawnya.
๐คฉ: "Pak, ada kwetiaw nggak?"
๐: "Kwetiawnya habis, Mbak."
๐คฉ: "Yaudah deh Pak, mie goreng aja."
๐: "Oke, ditunggu ya Mbak."
Sambil nunggu aku ngobrol sama ibu-ibu yang jaga warung sebelah sambil ngemil. Lumayan lama, bahkan aku lihat bapaknya malah ngeduluin pesanan yang datang setelahku.
Tiba-tiba...
๐: "Mbak, kwetiawnya udah ada. Jadi kwetiaw aja ya?"
๐คฉ: "Loh, kok tiba-tiba ada Pak?"
๐: "Tadi saya minta tolong dibeliin, biar Mbaknya nggak kecewa. Enak juga kalau dicampur sedikit mie, mau?"
๐คฉ: "Mau, Pak."
๐: (langsung sat-set bikin pesanan) "Kali ini pakai kerupuk ya. Soalnya dua kali beli sebelumnya Mbaknya nggak pernah pakai kerupuk."
๐คฉ: "Nggak usah deh Pak."
๐: "Ini kerupuk dari restoran lho, cobain aja. Nggak usah diet-diet."
๐คฉ: "Hahaha, yaudah deh Pak."
Pas bayar, harganya tetap Rp15 ribu.
Isinya banyak, ada telur, suwiran ayam, kerupuk juga melimpah.
Rasanya? Enak banget. Pedesnya pas sesuai selera. Minusnya cuma agak berminyak, tapi masih oke.
Yang paling bikin senang justru perhatian bapaknya.
Beliau sampai ingat pesanan langgananku, rela nyuruh orang beliin kwetiaw biar aku nggak kecewa, bahkan masih ingat kalau aku biasanya nolak kerupuk.
Semoga bapaknya selalu sehat dan rezekinya makin lancar. ๐ค๐ฝ
Dengan mengundurkannya diri gubernur BI maka sudah ada 4 big four keuangan Indonesia yang terganti selama masa presiden prabowo
1. Menkeu
2. Ketua ojk
3. Dirut BEI
4. Gubernur BI
life-time strugglenya perempuan kayaknya emang belajar how to manage her emotions ya.
terus menerus belajar mengelola rasa sedih, marah, kecewa, rasa gak layak, rasa sendiri, cemas, malu, frustrasi, dan ketidak nyamanan lainnya.
belajar gak ngasih ruang buat syaitan yang terus berusaha bikin kita putus asa. sampai lupa kalau kita adalah hamba Allah yang berharga, yang setiap detiknya masih diberi nikmat, diberi kesempatan, dan dipilih untuk berbuat baik.
may Allah be with you through all your ups and downs.
It's kinda fascinating to hear they have different accents despite both being Indonesians because in my ears (CMIIW) it's so clear that Anggun is influenced by European English accent and Agnez is influenced by American English accent