Untuk Ibrahim,
⠀⠀Aku masih kerap menemuimu sebagai jejaka asing bergaris wajah sentimental yang nestapanya aku harus mulai memahami tentang seisi pikirmu di kala ijab berkumandang. Di antara lagu-lagu religi
Untuk Ibrahim,
⠀⠀Aku masih kerap menemuimu sebagai jejaka asing bergaris wajah sentimental yang nestapanya aku harus mulai memahami tentang seisi pikirmu di kala ijab berkumandang. Di antara lagu-lagu religi
terlihat dua bilah pintu megah yang suara dari dalamnya terdengar ricuh hingga lolos dari dinding kokoh. “Hei, kurasa itu ruangannya. Kita sudah terlambat lumayan lama, kau masih mau melanjutkan?” @darkestoul
pergi tanpa menjalankan separuh dari tugas ia akan lakukan, namun rasa tanggung jawabnya sepersekian persen lebih besar. Beberapa ruang sidang dilewati, Abraham sempat melihat seisinya namun tampaknya bukan sidang yang harus mereka hadiri. Di penghujung sana,
benar kemana mereka berjalan di tengah-tengah lorong yang sepertinya tak berujung. Perpaduan interior modern dan klasik, ornamen yang menempel pada dinding cukup membuatnya tertarik. Jika tak buru-buru mungkin ia akan berhenti dan memerhatikannya. @darkestoul
Bangunan ini memang sangat luas, rasa-rasanya lebih luas lagi dari yang terlihat di luar. “Kau tahu lokasi persidangannya, ’kan.” Setidaknya mereka akan mudah berjalan melalui labirin hampa ini sebab pikirnya Bellatrix yang memimpin arah tahu