tapi lo pernah ga sih merasa jd agak rendah diri ketemu orang yg well-raised dan kayaknya tumbuh di keluarga yg bahagia….? soalnya pas gue bercanda agak dark tentang hidup gue mereka malah concern……
adulting itu rumusnya cuma “never asking why”
Dihapus pertemanan? Ok.
Diunfollow? Ok.
Ngga dikabarin? Ok.
Ngga diajak? Ok.
Bersikap seperti biasanya dan melanjutkan hidup. Temanmu juga tidak sepenting itu.
Hati selamat dan hidup tenang.
“sebelum belajar how to be a good parent, learn how to be a good spouse first” AGREE ANJGGG WHAT’S THE POINT OF BEING A GOOD FATHER IF YOU’RE A SHITTY HUSBAND
mau lo tumbuh dengan banyak luka, broken home, fatherless, motherless, insecure, atau punya trauma apa pun, itu bukan berarti lo boleh ngetreat orang lain seenaknya. orang lain gak seharusnya jadi pelampiasan dari luka lo yang belum selesai.
in another life, gua pengen bisa maki-maki orang yang nyakitin gua, gamau jadi orang yang ga enakan, bisa speak up kalau gua gasuka sama hal itu, bisa ngata-ngatain orang yang seenaknya ke gua tanpa rasa "kasihan".
orang yang lagi 'silent struggle' tuh emang keliatannya fine, ketawa, jalanin hari kayak biasanya
padahal deep downnya lagi capek-capeknya untuk bertahan, kek cobaan ujiannya tuh ga abis abis
SO BE KIND, ALWAYS. KITA GA PERNAH TAU SEBERAPA BERAT DUNIA SESORANG HARI INI