Kita sering sibuk mengejar banyak hal, tetapi lupa bertanya: *Untuk apa aku hidup?* Hidup yg dijalani dgn tujuan akan memberi arah dalam setiap keputusan dan langkah. Menurutmu, apa tujuan hidupmu saat ini?
in this economy, dapat klik segini di shopee affiliate udah senang banget. ini kali pertama, walaupun pesanannya dikit, gpp, ini udah pencapaian luar biasa buatku.
#MBG (Masakan Bini Gue)
🧑: Bang, makan siang kali ini pake ikan teri & tahu aja ya, gpp?
🧒: Iya sayang, gpp. Abang makan apapun yang adek masak kok.
Dan itu bukan basa-basi.
Tiap kali istriku masak, selalu aku sampaikan apapun yang dia buat, gimanapun rasanya, pasti aku lahap.
Bukan karena terpaksa. Tapi karena aku tahu dia sudah mengusahakan.
Istriku selalu coba variasi menu yang beda-beda. Gak mau itu-itu aja. Aku selalu menghargai setiap bentuk usaha itu.
Sesekali dia nanya pendapat soal masakannya. Aku jawab jujur dan beri saran waktu dia minta, tapi tanpa menghakimi.
Karena dalam pernikahan, bukan soal masakannya sempurna atau nggak.
Tapi soal suami menghargai istri yang sudah memasaknya dengan penuh kasih.
Coba tebak aku mau kemana?
2 kota di Indonesia.
Untuk 2 orang followers akun ini yang bisa nebak benar dan tercepat aku kasi masing2 saldo DANA 20K 😂
Aku umumin nanti malam ya. Kalo mau RT jg boleh.
Sex adalah anugerah dari Tuhan yang paling indah ketika dijalani dalam pernikahan, bukan sebelumnya.
Aku bersyukur karena selama pacaran, aku dan istriku sama-sama berusaha menjaga diri. Kami memilih untuk tidak terlalu jauh dalam kontak fisik dan menjaga batas satu sama lain.
Dan setelah menikah, saat akhirnya menjalani sex sebagai suami istri, rasanya benar-benar tenang dan aman. Tidak ada rasa takut atau cemas, karena semuanya terjadi di waktu yang tepat dan dengan cara yang halal.
Diam-diaman sama pasangan itu ternyata lebih berbahaya daripada bertengkar keras. Banyak rumah tangga hancur bukan karena selingkuh, tapi karena saling diam berhari-hari. Silent treatment adalah racun pelan2 yg sering dianggap "biasa" oleh banyak pasangan.
Aku mau share cara yang biasa aku lakukan untuk mengatasi hal ini. Langkah no. 5 paling sering ku lakukan, karena sesederhana itu.
Indonesia di X itu cuma 3 tipe orang:
1. Lagi sedih tapi posting "I'm fine"
2. Gaji UMR tapi cerita "baru beli rumah cash"
3. "Gue anti drama" tapi tiap hari ikut debat, quote tweet, sama ngegosip di reply
Kita semua sama kok, cuma beda kemasan 😂
Nggak aneh 😭 matcha itu cuma minuman, bukan tes maskulinitas. Lucu aja gimana selera makan/minum masih sering dikasih gender, padahal ya.. enak ya enak aja.
Baru nikah 2 bulan, belum punya anak, masih wajar kan??
Lucunya, abis “kapan nikah” ternyata lanjut ke “kapan punya anak”. Kayak level game yang nggak ada tamatnya.
Padahal tiap orang punya waktu masing-masing. Yang jalanin hidup kita juga kita, bukan mereka.
Dalam hidup ini, pasti selalu ada satu alasan utk tetap bertahan, meski kecil dan sederhana. Kadang itu mimpi, orang yang kita sayang, kadang hanya harapan bahwa besok bisa lebih baik. Apapun itu, pegang erat. Karena selama alasan itu masih ada, kamu juga masih punya arah.
2 bulan menikah, lagi semangat promil sama istri. Semalam kami berdoa mohon Tuhan segera beri anak. Pagi ini ternyata istriku haid day 1.
Diam2 kami berdua sedih, tapi langsung peluk saling menguatkan bilang, “Masih ada hari depan, sayang. Kita tetap semangat menikmati waktu berdua dulu.”
Belum 1 bulan nikah pun udah sering ditanyain “kapan hamil?”. Ternyata pertanyaan “kapan” itu nggak pernah berhenti ya.
Semangat buat yang lagi perjuangan sama kayak kami ya.