Satu lagi nyawa warga sipil tak berdosa melayang di jalanan Papua. Seorang sopir disandera, dipaksa jadi 'bintang iklan' menyuarakan Papua Merdeka di depan kamera, lalu ujung-ujungnya dieksekusi mati dengan peluru teroris OPM. Benar-benar brutal dan kejam!
Tapi tenang, masyarakat tidak perlu panik apalagi merasa tidak aman. Garda terdepan pertahanan negara kita saat ini sedang sibuk-sibuknya melancarkan operasi tingkat tinggi: operasi dapur umum, menjaga stabilitas neraca koperasi desa (kopdes), dan bergerilya mencetak sawah di ladang.
Biarlah KKB/OPM sibuk pamer senjata dan menebar teror mencabut nyawa, yang penting bapak-bapak aparat kita sukses panen raya, omzet kopdes meroket, dan urusan logistik dapur terjamin aman. Lagipula, siapa tahu senjata paling ampuh untuk menangkal peluru separatis itu sebenarnya adalah cangkul, traktor, dan buku kas koperasi, kan? ๐คง
Turut berduka untuk korban yang negara tak sempat lindungi karena sedang sibuk bertani.๐คฒ
KKB Tembak M4ti Supir Trans-Wamena
Salah seorang sopir di jalur Trans Wamena-Nduga ditodong senjata oleh TPNPB Kodap III Ndugama Darakma untuk mengakui kemerdekaan Papua, Selasa (15/9) sekitar pukul 09.25 WIT.
Setelah selesai orasinya, sopir tersebut ditembak langsung.
Dalam siaran pers yang disampaikan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, kelompok tersebut menyebut korban sebagai agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang berprofesi sebagai sopir.
๐น: infojayapura
Gak ada yang hate membernya, cuman agensinya yang di maki maki, halal kok agensinya di hate, Soalnya dari dulu dikasih kritik dan saran tapi tetep kepala batu.