BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan tunjangan bagi guru-guru yang kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Ia berargumen bahwa guru jauh lebih berperan membentuk generasi muda daripada program makan gratis, dan suratnya yang diunggah di Instagram menjadi viral.
@tubbirfess@pockyira Kriminolog yang bahas kriminalpun ngerti kalau dalam tindak kriminal itu tidak murni hitam dan putih, suatu tindakan kriminal pasti ada dasarnya dan bisa jadi alasannya juga kuat.
Tapi secara hukum pembacokannya tetep salah, semua tetap pov sah, pemahaman konteks โ pembenaran.
As more protests start in #hongkong the protesters have found a smart way to neutralize tear gas. The #HongKongPolice use lots of tear gas to try and stop protests, and to injure innocent protesters. Luckily with the protesters new technique the tear gas might not be as deadly!