Bukannya apa nih mbak, tapi 27 tahun udah jadi komisaris itu sangat ORA UMUUUUMM.
Makin kesini orang yg beneran pinter makin ga ada harga dirinya di negara ini
pengen marah sekaligus sedih bgt anjirlah
kita tau ibunya (bu Ijah) berusaha untuk tersenyum depan kamera sambil ngitung duitnya tapi hatinya pasti tersayat-sayat 🥺
bayangin aja perjuangannya NGAJAR 40 TAHUN pas pensiun cuman dihargai 414 RIBU 🥲
Orientasi itu given
Perilaku itu pilihan
Yang given kita terima dan hormati, yang pilihan kita kritik dan edukasi.
Setia atau gonta ganti itu tidak memandang orientasi, dan resikonya sama saja.
Gitu ya Dok?
Komisaris PT Pertamina Retail , BUMN pengelola ribuan SPBU seluruh Indonesia:
Usia 27 tahun.
Latar belakang: Koordinator Nasional BISON, relawan pemenangan Prabowo-Gibran 2024.
Ketua YLBHI Muhammad Isnur di hadapan KPF, Februari 2026:
"Ada pengakuan massa bayaran yang dipimpin oleh BISON."
Ginka , Koordinator Nasional BISON ,mengakui memerintahkan penggalangan 70 massa untuk demonstrasi 28 Agustus 2025.
Bulan-bulan berikutnya: diangkat Komisaris Pertamina Retail.
Tidak ada rekam jejak industri energi.
Tidak ada pengalaman korporasi.
Tidak ada penjelasan publik dari Pertamina soal kriteria pengangkatan ini.
Kalau ini bukan politik balas budi, tolong tunjukkan kriterianya ,supaya kita semua bisa daftar juga.
🙂
Pernyataan Muhammad Abdi terkait bayaran mahasiswa :
1. Ketua BEM FH sebesar 6 jt
2. Wakil Ketua BEM sebesar 2.5jt
3. Ketua BEM FEB sebesar 2jt
4. Wakil Ketua BEM FEB sebesar 2jt
5. M T sebesar 2.5jt
6. Senior HMI sebesar 2.5jt
7. Senior HMI sebesar 2.5jt
#intinyadeh seorang pria ditangkep krn lecehkan salah satu anjing di sebuah dog cafe, Jakarta Utara.
Pelaku peluk2 anjing, lalu keluarkan kemaluan, paksa anjing jilat. Kondisi ramai.
Langsung dibawa ke Polsek.
Udh sering dtg, sebelumnya pernah ditegur krn paksa cium anjing.
Wacana MBG distop, yang ngamuk:
- Siswa ❌
- Orang tua siswa ❌
- Guru ❌
- Dapur SPPG ✅
- Yayasan yang punya SPPG ✅
- BGN ✅
- Pejabat ✅
- Presiden ✅
Jadi program MBG ini buat siapa???
Lah ini bisa pake telpon doang kontakan sama Presiden Palestina.
Kenapa kalo ke Perancis harus ketemu langsung sampe 4 kali?
Takut kena rudal mitra sesama BOP yaa kalo ke Palestina?
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.