kita perlu mengorganisir diri supaya bisa/mampu untuk melakukan insurjensi yang efektif & berorientasi pada perebutan kekuasaan, sebab akar dari kemelaratan nasib rakyat adalah kekayaan yang dikuasai 1% orang & tentara reguler dibentuk untuk menjaga kelas borjuasi tersebut.
September Hitam, mengenang 6 Tahun Pendeta Yeremia Zanambani yang mat1 dibunh TNI🥀
Massa rakyat sudah lihat berbagai kepahitan ketika berurusan sama militer. Semua dilakukan tanpa memperhatikan HAM & selalu berakhir di pengadilan militer yang hasilnya melanggengkan impunitas.
Untuk memperjuangkan kehidupan yang lebih layak, rakyat tidak bisa sekadar melakukan aksi-aksi yang sifatnya menuntut sesuatu ketika sesuatu tersebut sudah terjadi —meskipun aksi seperti ini tetap diperlukan dalam taraf tertentu guna merawat nafas perjuangan—
@renzum1 😂 Kapitalistik banget cara berpikir dia dengan bagi-bagi uang dan dikit2 ‘crowdfunding’ sebagai solusi tambelan. Ini katanya kekuatan PUBLIK yang mau dia BeRi tahu ke SEluUruh Dunia (padahal akar masalahnya struktural🗿)
Belajar dari kejadian ini, kami coba menyimpulkan begini. Semoga bisa dibaca dengan bijak dan diambil manfaatnya.🙂↕️
Kalau emang akun instagram utama kami ga bisa balik, kami akan buat akun baru lagi. Tentu saja.
All comrades unite✊❤️🔥
Akun instagram kami hilang (mass reported?) atau hacked? Setelah postingan soal “Krisis Ekologis, Apakah Beli Hutan Jadi Solusi?”.
Ferry Irwandi merasa kampanye donasi patungan untuk hutannya dikritik dan difitnah, sementara konten kami fokus pada kritik logika kapitalistik.