"Tan bekerja & digaji oleh perusahaan swasta" itu justru memperlihatkan kontradiksi yg jauh lebih sistemik dan berlapis yg diambil Tan Malaka. Fase bekerja di Deli itu justru salah satu fase dialektik yg sangat penting dlm hidupnya.
New-post on substack
https://t.co/k14IIj4P64
Harus bangga atau sedih? Peradaban Jakarta makin jauh meninggalkan daerah-daerah lain di Indonesia.
Hanya butuh 2 gubernur yang memaknai ESTAFET KEPEMIMPINAN dalam bentuk kebijakan publik. Dibangun Anies, dikembangkan Pramono.
Terlihat bahwa daerah bisa maju jika road map pembangunan dipatuhi. Tidak ganti rezim ganti kebijakan.
Saking korupsnya, sampe warga ga tau kalo plat nomor kendaraan bisa registrasi sekali saja. Saking korupnya, sampe warga menganggap wajar saja bayar 2x untuk 2 SIM yg berbeda atas nama pengemudi yg sama. Saking korupnya, sampe warga bisa sebodoh itu dan penentu regulasi diam saja