Dulu nyokap saya bangga banget klo cerita saya umur 10 bulan udah jalan, gak pake merangkak. Jadi pas duduk di lantai, tetiba saya berusaha meraih ujung meja tamu, trus tau-tau berdiri, trus jalan 1-2 langkah.
Puluhan tahun kemudian saya baru tau apa efeknya klo skip salah satu perkembangan motorik saat bayi. Bisa jadi clumsy, ceroboh, pegang barang sering jatuh, kesandung, mudah cemas, marah, dll.
(i live in melbourne)
1. capeknya sebanding sama gaji
2. workplace healthy, nggak ada senioritas SAMA SEKALI. capek fisik tp nggak capek mental. di rumah langsung istirahat
3. nggak diexpect untuk ngerjain hal yang kita nggak tau/belum di training. apa apa pasti ditraining dulu
Kalo pake perspektif feminisme, ngga ada yang salah dalam kasus ini, kan selama konsen gapapa
Ini kan bentuk woman empowerment tertinggi, perempuan bebas melakukan apapun yang dia mau tanpa boleh dibatasi suaminya atau laki laki manapun karena itu bentuk patriarki
Sebuah utas
needs tiap orang beda beda keadaan dan karakter-nya.
> ada orang yang needs relatedness-nya lebih gede thus family lebih fulfilling
> ada orang yang competence needs lebih gede, thus hobby more fulfilling.
> ada yang otonomy needs utama, thus self-scheduling just as fulfilling
a real griever like me doesn't stop at the 7th stage. im going through hundreds of stages. im going through stages of grief you've never even heard of before. im grieving in ways that you couldn't comprehend