48 dan 65 itu beda, tapi ada satu pola serupa yakni pusat terindikasi sdh mencium eskalasi tapi sengaja dibiarkan. Khusus 48, bulan lalu saya baca sendiri bundel arsip Siaran Daerah. Di kliping 7 Sept 48 ini saja pergerakan Musso sudah jadi konsumsi publik.
Info
Alm Adek Hasbi pas kejadian sudah lapor ke gurunya, hidung mimisan lalu dilap sama gurunya terus gurunya bilang untuk ngomong ke orang tuanya kalau Hasbi itu jatuh bukan dipukul.
Lalu orang tuanya ketemu Kepala Sekolahnya, kepala sekolah meminta agar jangan dilaporkan.
Sejauh ini, temuan arsip G30S paling menarik yg pernah saya lihat sendiri adalah ini. Memo Oejeng Soewargana (tangan kanan Nasution, dituduh agen CIA) ditujukan ke Soedjatmoko (tokoh PSI, Intelektual, dan diplomat andalan RI di PBB). Sayang belum sempat saya pindai waktu itu.
PRRI/Permesta kalah mutlak, tapi pimpinannya banyak dirangkul, dpt amnesti, bisa balik dpt posisi terhormat. DI/TII kalah mutlak, Karto dieksekusi, tapi pengikutnya ga diburu "7 turunan", relatif hidup normal. Ada variabel lain yg jauh lebih menentukan dari sekadar papan skor.
Muhammad Hasbi Al Aqib (7), siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) meninggal dunia pada Rabu (30/9). Ia diduga menjadi korban bullying yang dilakukan oleh kakak kelasnya.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya korban. Salah satunya lewat autopsi jenazah korban.
Simak kronologinya dalam konten berikut!
📸: Dok. Istimewa, Shutterstock/Ilustrasi, kumparan.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: focus | anaksdpemalang | news | carousel | R176 | E051 | V156
#bicarafaktalewatberita #kumparan
No viral no justice 🥀
plisss bantu up kasua anak SD korban bully sampe meninggal ini guys
itu guru yang ngelap mimisan korban dan nyuruh bohong ke ortunya punya otak ga sih? se berpengaruh apa orangtua pelaku sampe segitunya sama korban?
mana ada juga guru yang melarang memviralkan dan nyuruh supaya jangan melaporkan kasus ini, bener bener ga pantes jadi guru!
jangan berlindung di kata “namanya juga anak kecil” justru dari kecil harus di didik dengan benar, biar gaada kejadian kaya gini lagi!
Muhammad Hasbi Al Aqib (7), siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban bullying kakak kelas. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri kondisi di sekolah.
Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar mengatakan tidak terdapat CCTV di sekolah yang bisa digunakan untuk membantu penyelidikan. Meski demikian, polisi memastikan ketiadaan CCTV tidak akan menghambat proses penyidikan.
Polisi telah memeriksa enam saksi yang terdiri dari teman korban, pihak sekolah, dan orang tua. Jenazah Aqib juga telah diautopsi di RSUD Ashari Pemalang pada Kamis (1/10), namun hasilnya masih menunggu pemeriksaan tim Bidokkes Polda Jateng.
Aqib sebelumnya masuk rumah sakit pada 17 September setelah mengalami sakit perut, muntah berat hingga BAB berdarah. Saat dirawat, Aqib disebut bercerita kepada dokter bahwa dirinya pernah dipukul di bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu oleh tiga kakak kelasnya. Setelah sekitar sembilan hari dirawat, kondisinya kembali memburuk hingga meninggal dunia pada 30 September.
Ibu Aqib, Diah Indriyanti, mengaku baru mengetahui dugaan bullying setelah anaknya bercerita saat diperiksa dokter. Ia mengatakan Aqib sempat mengalami kesulitan berjalan, tidak bisa BAB dan pipis selama beberapa hari, serta ditemukan memar pada bagian perut dan kaki. Diah juga mengaku sudah meminta klarifikasi kepada pihak sekolah, tetapi tidak mendapat pemberitahuan bahwa anaknya dirawat selama sembilan hari.
Plt Bupati Pemalang Nurkholes menegaskan pemerintah tidak menoleransi bullying di sekolah. Ia menyebut evaluasi terhadap pengawasan dan CCTV sekolah akan dilakukan, sekaligus mendorong penerapan sistem sekolah ramah anak agar kejadian serupa tidak terulang.
📸: Dok. Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
��: focus | anaksdpemalang | news | videonews | R176 | E051 | V165
#bicarafaktalewatberita #kumparan
El CEO de Adobe viendo cómo alguien creó un editor de pdf de 20mb, lo publicó 100% GRATIS y no puede hacer nada porque técnicamente no hizo nada ilegal
"The victims were beheaded with swords. They were mutilated, hacked and slaughtered."
Bambang went to look for his uncles. He found headless bodies.
West Germany knew about the Genocide in Indonesia 1965.
They paid for it.
Watch Documentary: https://t.co/LVvJ6g9UGk
Kemarin Prihantini, sekarang Rifaldy Fajar juga ternyata masih aktif ikut conference.
Bener bener ya, setelah huru hara kemarin, ga pernah ada klarifikasi resmi yang saya dengar dari tim mereka.
Yang bikin kecewa lagi, kok pemerintah juga gada tindakan jelas.
Bener bener kek gini bisa berpotensi mempermalukan Indonesia di dunia riset international. Gada kapok kapoknya apa ya?
makin kesel pas hasil autopsi dek aqib siswa kelas 2 sdn kebondalem 1 pemalang keluar.
tulang belakang patah
lambung ulu hati pecah
anak sekecil itu yaallah���
apalagi kabar bahwa pelaku yang dibawa kabur ke surabaya itu anak polisi dan guru.
semoga di usut tuntas!!
innalilahiwainnaliaihiraji'un
surga untukmu nak🥲
🚨 ALERTA 🚨
Untuk warga Surabaya, Mohon bantu Up!
Yang anak baju hitam itu adalah salahsatu dari tiga pelaku perundungan di SDN 01 Kebondalem, Pemalang. Yang saat ini dibawa kabur oleh keluarganya ke Surabaya.
Jangan kasih ruang untuk pelaku perundungan .