@PelangiPuisi
Tidak ada lagi dentuman senjata
tumpah darah juga tiada karena kita sudah MERDEKA
Kita bebas beribadah dan juga mencari nafkah #puisipendek
Wajah-wajah penuh luka menhadap-Mu dengan penuh noda tapi, engkau selalu terima taubat-taubat para pendosa yang di ulangi berkali-kali ngakunya taubat nasuha.
@PelangiPuisi#puisipendek
Gejolak hajat munajat rindu
tak akan padam seribu doa
cintamu tulus seputih salju
sebening embun di pagi hari
Kasihnya tak ada bandingan
sayangnya sepanjang masa.
ayahku kini tak dapat lagi kupandang
hanya kukenang dalam bait-bait doa #HariAyah
@PelangiPuisi
aku tak pandai mengarang kata
mengurai kalimat puja-puji
hanya doa kupanjatkan semoga Allah tempatkan para pahlawan di surga yang paling tinggi. #puisipendek
@PelangiPuisi
Sah...
Tiada kata yang menjembatani kita bersama untuk selamanya hanyalah kata aku terima di depan walimu dan dua orang saksi bersamanya.
#puisipendek
Lahirnya Nabi Muhammad Kita Umat Patut Berbangga
Dialah Nabi Akhiruz Zaman Jadi Tauladan Sepanjang Masa
Malam Isnin Lahir Janjungan Datang Islam Bersamanya
Mu'jizat Terbesar Adalah Al-Qur'an Jadi Pedoman Umat Manusia
Mari Bersolawat Wahai Umat Kepada Janjungan Rasul Mulia
Aku seorang dokter; mengobati rindu dan meringankan duka. aku Seorang Polisi yang menjaga keamaanan dan ketertiban dihatinya. Aku Seorang guru; yang mendidik kamu menuju kekekalan cinta. Pokoknya aku bisa jadi apa saja untuk dirimu dengan Ridho dan Mengharapkan CintaNya.
@PelangiPuisi
Masih membekas sisa tanah
di tangan penggali kubur
sudah penuh ini pemakaman tapi si penggali belum juga mencuci tangan, serene kembali terdengar tanda kematian belum juga usai, tampaknya orang-orang tak lagi peduli cenderung semakin abai. #puisikangambar
@PelangiPuisi
Masih membekas sisa tanah
di tangan penggali kubur
sudah penuh ini pemakaman tapi si penggali belum juga mencuci tangan, serene kembali terdengar tanda kematian belum juga usai, tampaknya orang-orang tak lagi peduli cenderung semakin abai. #puisikangambar
Rintik hujan di waktu senja
di tengah merahnya mega
kutuliskan bait-bait untukmu
baris pertama berisi doa
baris selanjutnya berisi harapan
tentang kasih dan sayang serta cinta
kutuliskan tentang kamu
yang menerima aku apa adanya serta tulus ikhlas Lillahi Ta'ala
@PelangiPuisi
Rintik hujan di waktu senja
ditengah merahnya mega
kutuliskan bait-bait untukmu
baris pertama berisi doa
baris selanjutnya berisi harapan
tentang kasih dan sayang serta cinta
kutuliskan tentang kamu
yang menerima aku apa adanya serta tulus ikhlas Lillahi Ta'ala
@PelangiPuisi
Karena noda yang setitik
kau kutuk ia beribu hina
seakan kau begitu suci
tak pernah berbuat dosa
padahal menghina pun itu dosa
#PuisiAmbyar
β€οΈ @coretan_sru
@PemetikAksara
Karena noda yang setitik
kau kutuk ia beribu hina
seakan kau begitu suci
tak pernah berbuat berdosa
padahal menghina adalah dosa
#PuisiAmbyar
@SelarikSyair
Assalamulaikum
hukum di negeri ini
saban hari kian ngeri
dimana dan kepada siapa hukum akan berlaku ?
tentu kamu tau kan?
tapi kamu hanya berharap keadilan pengadilan Tuhan dikemudian hari.
#jumatpuisi