@0xhanyfa@deepestofzet percayalah fase ini bener-bener ada, jujur susah bgt nge control nya tapi harus percaya bisa sembuh, caranya hindari sosmed dan mulai lah lakukan aktivitas di rl dengan tenang tanpa drama
@0xhanyfa i've been in this phase. waktu konseling, psikolog nya bilang kl rasa kya gini cmn sehari dua hari gpp turutin tubuhnya dulu. tp kl udh lebih, mau gamau hrs dilawan. get up, mandi, beresin kos, keluar cari udara segar, pokoknya lakuin apapun yg bisa bikin km ngerasa hidup lg
Selain versi ayah dan putrinya, juga beredar kisah Cimon dan Pero versi ibu dan putrinya yang juga ditulis oleh Maximus. Cerita yang mengisahkan seorang anak yang menyelamatkan orang tuanya ini disebut-sebut sebagai contoh dari pengabdian dan penghormatan anak terhadap orang tua
Mereka pun akhirnya menangkap Pero dan diadili di persidangan bersamaan dengan ayahnya. Setelah Pero dan Cimon menyatakan pembelaannya, majelis mengapresiasi perlakuan Pero terhadap ayahnya. Karena sikap dan kesaksian Pero, Cimon pada akhirnya dibebaskan dari penjara
Pero mulai menyusui ayahnya setiap hari sebagai pengganti makanan agar membuatnya tetap hidup. Penjaga penjara pun mencurigai mereka karena setelah beberapa hari tetap hidup lalu melakukan pengintaian dan memergoki Pero sedang menyusui ayahnya
Tapi pemerintah memberikan syarat agar Pero tidak membawa makanan ketika berkunjung. Pero pun selalu diperiksa tiap kali ia mengunjungi ayahnya supaya tidak ada makanan yang terselinap untuk ayahnya. Hati Pero hancur ketika ia melihat kondisi ayahnya dan keibuannya pun muncul
Dalam kisahnya, Cimon dijatuhkan hukuman mati dengan cara dibiarkan kelaparan dan ia tidak mempunyai kerabat lain selain anak perempuannya Pero. Anak perempuannya itu pun memohon kepada pemerintah untuk menemui ayahnya setiap hari menemaninya sampai meninggal. Untungnya diizinkan
Lukisan ini juga dikenal dengan nama lain Cimon & Pero karena itulah nama dari dua orang yang terpampang pada lukisan itu. Cimon - seorang lelaki lansia dan Pero - perempuan muda yang merupakan anak dari lelaki lansia itu. Lukisan ini amat populer di Italia saat abad 17 hingga 18
Kisah ini menuai kontroversi pada awal mulanya karena banyak orang beranggapan lukisan ini berorientasi pada unsur vulgar. Namun setelah ditelusuri, ada makna yang membuat orang mengetahui faktanya akan merasa iba dan bersalah jika terlalu cepat menilai
Bermula dari karya Valerius Maximus yaitu Factorum ac Dictorum Memorabilium Libri IX (Sembilan Buku Kisah dan Ucapan Orang Romawi Kuno yang Berkesan). Kisah ini diproyeksikan ke dalam bentuk visual yaitu lukisan dengan versi berbeda oleh beberapa pelukis
GUYS! Baca bentar & bantu retweet ya!
Kalo ada oknum yang ngedit foto kalian jadi bugil pake AI, langsung ke https://t.co/c9t4OPfUTB! Submit foto original kalian & foto editannya dan nanti sistem akan replace foto editan yg sudah tersebar di sosial media dgn foto asli kalian.