In 1924, George Mallory disappeared 800 feet from Everest's summit. His body was finally found in 1999, 75 years later.
In 2024, a hundred years after he disappeared, his climbing partner Sandy Irvine's foot emerged from a melting glacier. Whether or not they reached the summit is unknown.
Post bundir kakak ini lewat, dan di pertandingan tadi ada kampanye awareness untuk bundir.
Gaes kalau ada apa-apa seek for help atau tempat cerita ya, entah dari orang terpercaya, kluarga, teman sosmed, even stranger.
No, the problems kadang ga bakal selesai di saat itu jg. Tapi banyak hal di dunia ini masih worth untuk diperjuangkan dan ada hal-hal indah menanti.
Dan doa gue selalu sama, smoga kita semua tuh ketemu sama orang yang tepat buat berbagi suka dan duka. Kalau belum ketemu, stay frim and strong.
Banyak laki-laki tumbuh dewasa tanpa benar-benar mengenal dirinya. Mereka diberi makan, disekolahkan, bahkan diajari untuk mengejar kesuksesan—tapi jarang diajari bagaimana caranya merasa, apalagi cara menghadapi luka batin tanpa merasa kewalahan. Di dalam psikologi, itu disebut emotional neglect—pengabaian emosional yang gak terlihat, tapi meninggalkan bekas seumur hidup.
Gak semua luka berasal dari kekerasan. Banyak yang tumbuh dan dibesarkan oleh orang tua yang gak pernah nanya ke anaknya:
“Apa yang lagi kamu rasakan sekarang, nak?”
atau bilang
“Kalo kamu merasa sedih, gpp menangislah sayang”.
Secara budaya, anak laki-laki dipaksa untuk diam ketika sedih, harus tetap berani saat takut, dan bangkit secepat mungkin saat sedang terluka. Emosi dianggap ancaman, bukan bagian dari kemanusiaan. Akibatnya, banyak laki-laki yang cerdas secara kognitif, tapi terputus dari emosinya. Bisa bicara strategi, tapi bingung saat diajak bicara soal perasaan. Terlihat tenang, meski sebenarnya merasa sepi tapi malu untuk mengakuinya.
Itu bukan sepenuhnya kesalahan pribadi. Itu adalah pola yang diwariskan antar generasi: ayah yang gak pernah diajari mengenali dan mengurai emosi, ibu yang lebih memilih memendam emosi demi menjaga stabilitas rumah tangga sehingga gak pernah benar-benar belajar meregulasi emosinya dan pandangan masyarakat yang memuja keheningan sebagai tanda kekuatan.
Tapi luka yang gak dikenali gak akan bisa pulih. Luka yang gak pernah dibicarakan akan jadi pola yang menyabotase hubungan, kesehatan mental dan rasa aman di dalam diri sendiri. Luka pengasuhan gak akan sembuh dalam semalam. Tapi satu laki-laki yang berani membuka ruang untuk dirinya sendiri dan demi generasi yang nanti lahir dari tubuh dan pikirannya, itu sudah cukup untuk memutus siklus.
Berani jujur bukan tentang menjadi rentan tanpa kendali. Ini tentang memberi diri sendiri hak untuk hadir sebagai manusia, bukan hanya sebagai peran sosial yang dikonstruksi masyarakat. Menjadi laki-laki bukan tentang tidak pernah merasa. Justru, laki-laki tangguh adalah yang paling berani untuk jujur dan bersedia menyentuh kembali bagian dirinya yang paling lama ditinggalkan.
𝗖𝗼𝗹𝗲 𝗣𝗮𝗹𝗺𝗲𝗿 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝟭𝟬 𝗛𝗮𝗿𝗶 !
⭐ Chelsea Player of The Year 2024
⭐ Chelsea Player' Player of The Year 2024
⭐ Player of The Month April 2024
⭐ Goal of The Month April 2024
⭐ Melewati Statistik G/A Semusim Hazard
⭐ Premier League Hublot Young Player of The Year 2024.
🪄 Cole Palmer's Magic 🧊
Satu Musim bersama Chelsea
• Premier League (6)
•• Main: 33, Goals: 22, Assist: 10.
• FA Cup (SemiFinal)
•• Main: 6, Goal: 1, Assist: 2.
• Carabao Cup (Runner Up)
•• Main: 6, Goal:2, Assist: 2.
Umur 23-28 tuh beneran lagi fase gila-gilanya, ada temen lu yang sudah nikah, ada yang fokus kerja, ada yang masih sibuk nge-game, ada yang hamil duluan, ada yang udh sukses, pokoknya macem-macem deh, terus lu ngaca sambil ngomong "gua ngapain ya?" wkwk kuat-kuat kalian.
BREAKING: Israel is currently bombing Syria’s capital city of Damascus, targeting residential areas.
Within a single day alone, Israel has dropped bombs Gaza, South Lebanon and Syria.
This is not victim behavior.
This is terrorism.