ibu ini cerita kenapa Nadiem Disingkirkan:
- Digitalisasi ancam koruptor= mereka gk bisa korupsi lg
- kebijakan berbasis data bikin penyelewengan ketahuan
- Putus rantai vendor lama
- pindah ke Chrome OS bikin vendor Microsoft & pelatih lama kehilangan income
- Hapus ujian nasional
- hilangkan proyek kertas, buku, soal ujian bernilai miliaran
- hapus jual beli kunci jawaban
- Dana BOS jadi transparan
- laporan terintegrasi, tidak bisa lagi lapor fiktif
- Angkat 700.000 guru PPPK
- ganggu sistem jual beli jabatan yang sudah lama berjalan
- Tidak paham adat
- masuk kolam kotor tapi mau bersih-bersih
- Nadiem disingkirkan karena terlalu banyak pihak kehilangan uang dari pusat sampai daerah
Udah berapa kali akun ini bilang, skema BGN pake yayasan itu sengaja agar tidak bayar pajak penghasilan badan.
Insentif harian tidak dicatat sbg penghasilan. Tp dianggap sbg hibah
Mostly SPPG juga bukan PKP jadi ga mungut PPN
Jadi 335 Triliun uang muter tanpa generate pajak
Kalian sadar gk ?
banyak daerah yg udah mulai demo tapi gk disiarkan media
Daerah yg sudah mulai Demo:
- Jakarta (Cikini Raya & Badan Gizi Nasional)
- Bandung (DPRD Jabar)
- Medan (Lapangan Merdeka)
- Kendari (Bundaran Tank)
- Semarang
Katanya mulai merembet ke Sulawesi & Sumatera juga ๐
Dari postingan akun resmi BEM UI:
AYO TURUN! JUMAT, 12 JUNI 2026!
Halo, UI dan Indonesia.
Sudah hampir 2 tahun memporak-porandakan negara.
Rupiah naik diremehkan, HAM tidak dihiraukan, program tidak jelas dilanjutkan.
MARI, KITA TURUN DAN GUNAKAN HAK KITA SEBAGAI RAKYAT!
Narahubung: Albani (081519149370)
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang โPertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampuโ
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah.โจHarga Pertamax naik โ orang yang biasa pakai yang โpremiumโ (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naikโจTruk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naikโจEfek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupanโจPertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis โ pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift โ pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik โ harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik โ Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga โ pinjaman mahal โ investasi melambat.
Intinya, yang tadinya โcuma naik buat orang berduitโ malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.