Ade Lukman sangat terpukul hingga kaget, usai anak pertamanya viral akibat berkata kasar ke pasien BPJS di media sosial Threads beberapa waktu lalu.
Pria yang berstatus sebagai Anggota DPRD dari Fraksi PAN Kota Tasikmalaya ini marah akibat ulah anaknya sampai viral se Indonesia.
Indonesia : 48 Mentri & 5 pejabat setingkat Mentri (total 53 orang)
Amerika : 15 Mentri
Jepang : 20 Mentri
Inggris : 22 Mentri
Jerman : 16 Mentri
Australia : 30 Mentri.
Kata @prabowo "Emang gue pikirin"🤪
Lu pikir Semua peserta BPJS tiap hari sakit-sakitan atau tiap hari berobat ke faskes yang bekerja sama dengan BPJS?
Aku sudah hampir 20 tahun menjadi peserta BPJS Kesehatan. Keluarga kami 5 orang kelas 1, dan hampir tidak pernah menggunakan layanan BPJS karena memang jarang sakit. Tapi iuran tetap kami bayar setiap bulan.
Itulah prinsip JKN: gotong royong. Yang sehat membantu yang sakit. Dana BPJS bukan hanya berasal dari peserta yang sering berobat, tetapi juga dari jutaan peserta yang nyaris tidak pernah memakai layanan.
Bahkan puskesmas dan klinik menerima dana kapitasi berdasarkan jumlah peserta terdaftar, bukan jumlah pasien yang datang berobat.
Lu nyinyir seolah-olah semua peserta BPJS tiap hari berobat, itu jelas keliru. Justru keberlangsungan BPJS ditopang oleh jutaan peserta sehat yang tetap disiplin membayar iuran meski hampir tidak pernah memanfaatkannya. Nilainya bukan lagi miliaran, tapi mencapai triliunan rupiah yang menjadi penyangga sistem JKN.
@buluslg Yang jahat itu sebenernya si BPJS nya sendiri karna tidak membayar ke beberapa rumah sakit karna alasan aiueo sehingga nakes merasa kalau BPJS itu tidak membayar dia padahal kita (pasien BPJS) selalu membayar bahkan autodebt.
Lagi bahas kebijakan Wali Kota New York yang viral karena berhasil nutup defisit peninggalan wali kota sebelumnya, nilainya sampai triliunan, cuma dalam waktu enam bulan.
Salah satu langkahnya dengan menarik pajak lebih besar ke orang-orang kaya.
Eh, malah nemu komentar yang satu ini. Lucu, tapi ada benarnya juga. 🤣
Nyawa manusia bukan sekadar angka antrean. Jika benar ada ucapan atau perlakuan yang merendahkan pasien, itu harus menjadi pelajaran besar bagi seluruh fasilitas kesehatan. Empati bukan pelengkap profesi tenaga kesehatan, melainkan bagian dari tanggung jawab. Permintaan maaf penting, tetapi perbaikan sistem jauh lebih penting agar tragedi serupa tidak terulang.
Orang kaya makin kaya karena dia gak kena pajak penghasilan.
Kok bisa?
Gampang:
Gaji resmi dia cuma selevel UMR atau bahkan $1.
Kekayaannya? Numpuk di perusahaan, di saham, di aset.
Mau makan enak, beli jet, liburan?
Tinggal pinjam ke bank pake jaminan aset. Bunga lebih murah daripada bayar PPh.
Pajak penghasilan pribadi?
Nol besar.
Sementara kita yang gajian 5-8 juta, setiap bulan dipotong, akhir tahun pusing isi SPT.
Mereka main di level “capital gain belum realisasi” + “utang yang legal”.
Kita main di level “gajian langsung boncos”.
Adil banget kan sistemnya
Polisi Tukar Barang Bukti Emas Asli Seberat 360 Gram Milik Korban Dengan Yang Palsu, Polisi: "Emas Yang Asli Sudah Hilang, Susah Ditemukan, Korban Harus Ikhlas.
Misteri hilangnya logam mulia milik Ahmad Fadil Mainaka terus bergulir di meja penyidik Sat Reskrim Polres Baubau
••