Sudah banyak postingan saya 2bln terakhir hanya fokus menyampaikan kemarau akan tiba.
Saya belum pernah ngebahas / mengulas / beropini / membuat pernyataan terkait El Nino secara mendalam, apalagi menyebutnya "Godzilla El Nino".
Karena prediksi El Nino biasanya mulai bisa dipastikan setelah melewati periode yang disebut “spring predictability barrier” atau hambatan prediksi musim semi.
Secara sederhananya gini...
Januari–Mei
Sulit diprediksi krn masih sering berubah-ubah. Model iklim banyak ketidakpastian.
Juni–Agustus
Arah perkembangan biasanya mulai jelas dan peluang akurat meningkat.
September–Desember
Status El Nino umumnya sudah bisa dipastikan apakah benar terbentuk, kuat, lemah, atau gagal berkembang.
Karena itu, seperti yang saya sebut di atas, saya hanya fokus menyampaikan kemarau akan tiba. Karna ini adalah siklus tahunan yang terjadi di Indonesia.
Lalu apa yang perlu kita siapkan untuk menyambut kemarau yang nanti akan tiba ?
Simak 👇
Untuk rumah tangga & individu
- Tampung air mulai sekarang.
Simpan air hujan (rainwater harvesting) kalau memungkinkan. Isi tangki, ember, atau sumur cadangan.
- Berlatih menghemat air mulai sekarang.
- Stok kebutuhan dasar makan dan minum 2–4 minggu. Jika mau habis, stok ulang
- Siapkan masker & obat pernapasan kalau asap karhutla datang.
Untuk petani & pekebun
- Sesuaikan jadwal tanam
maju atau mundur sesuai prakiraan BMKG daerahmu.
- Pilih varietas padi/ tanaman tahan kekeringan.
- Bangun/ perbaiki irigasi cadangan, sumur bor, atau embung kecil.
- Mulai bersihkan lahan & buat sekat bakar untuk cegah karhutla.
Gua Jadi Rutin Minum Kopi Pagi Karena Jurnal Ini!
Banyak perdebatan kapan sih seharusnya kita minum kopi biar optimal, ada yang bilang pagi hari, bahkan ada yang bilang malam hari pun tidak apa-apa.
Nah ternyata ada penelitian yang bahas tentang timing minum kopi ini.
Yuk kita bahas!
Selama ini kita mikir kopi cuma buat ngusir ngantuk. Ternyata gak disangka-sangka juga punya efek untuk menurunkan risiko penyakit jantung!
Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi pagi-pagi (jam 4 pagi - 12 siang) bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 48% dan semua penyebab hingga 29%.
Hasil ini berdasarkan penelitian skala besar dari European Heart Journal (2025), yang meneliti lebih dari 40 ribu orang dewasa selama 20 tahun.
Efek ini dibandingkan antara minum kopi pagi hari dengan minum kopi kapanpun.
Nah karena itu deh, gue pokoknya sebelum jam 12 siang tuh pasti udah minum kopi. Demi kesehatan jantung yang lebih baik kan!
Building a breakout app is hard enough. You don't need to reinvent a billing system.
You could learn the hard way, or you could skip the lesson. Your choice 🤷♂️
Tips Menghadapi Cuaca Panas
- Banyak minum air putih 2,5–3 liter/hari
(Sedikit namum sering)
- Makan buah & sayuran segar
- Jika perlu minum asupan vitamin dan mineral C, D, B kompleks dan Zinc
- Hindari beraktivitas di luar saat puncak panas jam 11–15
- Kalau merasa pusing/lelah/mual langsung istirahat di tempat teduh & minum minuman isotonik
- Pilih kaos yang berteknologi Airism / breathable
(warna cerah paling baik)
- Gunakan jaket breathable anti UV
(Hindari warna gelap)
- Gunakan topi pelindung
- Gunakan sunscreen
(Re-apply setiap 2-3 jam)
Contoh multivitamin lengkap
https://t.co/UcYcSHaU0C
Contoh kaos Airism & Quick-dry by UNIQLO
https://t.co/ykTtQpnJbu
Contoh jaket unisex breathable anti UV
https://t.co/SASyZaFBJl
Contoh sunscreen spray wajah & tubuh cocok buat cowok / cewek
https://t.co/DPPpgZ7HGA
Contoh topi yang enak buat kepala
https://t.co/uQms2WbWQE
Contoh minuman isotonik
https://t.co/c0bJIdbSM3
Waspada Tanda Bahaya Heatstroke
Pusing, mual, kram otot, keringat berhenti tiba-tiba, atau lemas mendadak. Segera istirahat di tempat dingin, minum banyak, dan hubungi teman/keluarga
Kita sama-sama tau gimana sinema Jepang memperlakukan olahraga dalam animasi-animasi mereka. Epik! Gak terkecuali 100 Meters-nya Kenji Iwaisawa yang diangkat dari manga Uoto (Orb: On the Movements of the Earth).
100 Meters bukan sekadar sport movie tentang lomba lari cepat aja, tapi ia juga nyaris filosofis. Mempertanyakan apa sih arti "berlari" buat kita manusia? Kenapa kita rela ngedorong batasan tubuh sampe maksimal cuma demi lari 100 meter mentok yang cuma makan waktu kurang dari 10 detik?
Ceritanya mengikuti dua rival abadi: Togashi, si jenius alami yang dari kecil menang gampang tanpa effort berlebih, dan Komiya, anak transfer yang awalnya cupu tapi obsesinya meledak-ledak setelah diajari lari sama Togashi. Dari pertemuan mereka di sekolah dasar, sampai bertahun-tahun kemudian jadi atlet profesional, 100 Meters nge-span waktu yang panjang, bikin kita ikut ngerasain perjuangan mereka—dari euforia kemenangan, krisis identitas, cedera, sampai pertanyaan eksistensial: "Kenapa masih terus lari kalau udah mentok?"
Yang bikin 100 Meters beda dari sports anime pada umumnya adalah pendekatan Kenji Iwaisawa. Setelah On-Gaku: Our Sound yang eksperimental banget, di sini dia pake rotoscoping secara masif—mereka rekam gerakan para pelari sungguhan (termasuk atlet pro), lalu ditrace dan animasikan ulang. Hasilnya? Kamu bakal nemuin gerakan animasi lari yang hiper-realistis, otot bergetar, napas tersengal, keringat beterbangan. Udah berasa kayak nonton live action tapi dengan kebebasan animasi. Pas scene race klimaks, waktu kayak diperlambat, warna meledak, dan kita benar-benar ngerasain adrenalinnya.
Uoto, yang kita kenal dari Orb yang berat dan intelek itu, di debut manganya (Hyakuemu) sudah nunjukin kalau olahraga bukan cuma kompetisi, tapi metafora hidup itu sendiri. Motivasi karakter-karakternya kompleks. Ada yang lari buat kabur dari masa lalu, ada yang buat buktiin diri, ada yang cuma karena "karena bisa". Dialognya minim, tapi visualnya banyak bicara, mirip gaya Iwaisawa yang ekspresif lewat gambar daripada kata-kata.
Buat fans sports anime klasik kayak Haikyuu!! atau Slam Dunk, 100 Meters lebih ke introspektif dan dewasa ketimbang murni full olahraga dan persaingan. Fokusnya lebih ke psikologi atlet, bukan cuma soal menang atau kalah. Tapi tetep ada momen-momen epik yang bikin bulu kuduk berdiri, apalagi scoring-nya Hiroaki Tsutsumi yang nendang banget.
Kalau kalian lagi cari sports anime yang gak cuma bikin semangat tapi juga filosofis, ini wajib!
4/5
Stagnan sbg perenang daerah, tiga tahun lalu Martina Ayu Pratiwi melakukan switching karier dan mentransfer bakatnya ke triathlon.
Bulan ini, pd usia baru 21 thn, usia yg sebetulnya blm benar2 menyentuh puncak fisiologisnya, Nana menjadi Ratu Triathlon Asia Tenggara.
Nana menjadi generalist monster dgn prestasi fenomenal di 3 disiplin. Nana pulang sbg atlet Indonesia tersukses di SEA Games 2025 Thailand dgn 5 emas dan 2 perak dalam 7 nomor yg dia ikuti.
Kemampuan Nana dibentuk dgn pelatihan yg tidak hanya keras, tp brutal oleh coach legendaris dan kontroversial yg mengantarikan atlet2 nasional Brazil berlaga di empat Olimpiade bernama Cali Amaral.
📸: Kemenpora, Cali Amaral
Aku ingin cerita tentang Samsuri, seorang pelatih angkat besi dari Desa Sooka, Punung, Pacitan.
Samsuri menemukan bakat dan membentuk Luluk Diana Tri Wijayana. Luluk, anak petani desa sangat sederhana yg tinggal di rumah semi permanen di Pacitan.
Skng, Luluk adl salah satu prospek terbaik Indonesia. Juara dunia remaja, juara dunia junior, dan pekan ini Luluk mengalahkan juara dunia dua kali asal Thailand utk meraih emas SEA Games.
📸: Kompas, NOC Indonesia
Kini Hadir: Layanan Kesehatan Mental Gratis untuk Penyintas Kekerasan Seksual di Dunia Kerja 🤍
Setiap penyintas berhak mendapatkan ruang aman untuk pulih. Melalui kolaborasi Never Okay Project & @LaporSehat, kami mengupayakan layanan yg mudah diakses secara daring & gratis.