🗣️: makanya jadi cewek jangan independen, nanti cowok kabur
emang targetnya cowok yang leader man, respnsible, emotional mature gitu kak, bukan yang insecure atau bingung sama diri sendiri🙏
Dear dokship. Kalau manajemen RS maksa buat tetep jaga waktu sakit, it's time to stand up for yourself and give the middle finger to them by not showing up. Your wellbeing is the number 1 priority.
Ini rill bgt. Pas maba tuh muka mulus seada adanya bening cerah gapernah jerawatan, setiap ada apa2 kyk main atau kerkom, temen kampus yg cowok2 pasti pd lomba2 mau ngeboncengin wkwk trs pas covid tuh jerawatan yg parahhhh bgt sampe kek yg beda org, temen2 kuliah yg biasanya pd lomba2 pengen ngeboncengin jd kek yg diem2 alias aku harus cari tebengan sendiri itupun pas dibilang aku nebeng sm dia mukanya kek yg anyep:(
Trs pas sembuh lg jerawatnya pd balik lg begitu lomba2 pgn nebengin. Literally kita bakal diperlakuin beda kalo cantik…
Gue punya tetangga yang bikin gue mikir lama.
Lulusan S2 Teknik UI.
Pernah kerja 5 tahun di salah satu power plant terbesar di Asia Tenggara.
Perempuan yang dari luar keliatan punya segalanya pendidikan, karir, penghasilan.
Terus dia resign.
Bukan karena dipecat.
Bukan karena nggak mampu.
Tapi karena suaminya harus pindah-pindah kota karena kerjaan, dan mereka udah LDR 2 tahun.
Dia yang milih ikut.
Waktu dia cerita ini ke gue, gue nggak langsung ngerti kenapa.
"Lo nggak sayang karir lo?" gue tanya.
Dia senyum.
Sayang Banget sih
Tapi ada yang lebih gue sayangin yaitu anak gw
Dan ternyata keputusan itu nggak semudah kelihatannya.
Masa transisi dari perempuan yang tiap hari rapat, ngitung data, dan punya kontribusi yang keliatan nyata ke perempuan yang tiap hari di rumah, ngurusin anak, dan nggak punya penghasilan sendiri itu berat banget.
Dia cerita ke gue soal itu dengan jujur.
Kehilangan teman-teman kerja.
Kehilangan ruang diskusi yang dulu bikin otaknya terus jalan.
Kehilangan kebebasan finansial yang selama ini bikin dia ngerasa punya kendali atas hidupnya sendiri.
Dan yang paling nyesek komentar orang-orang sekitar yang nggak diminta tapi terus dateng.
Sayang banget S2-nya.
Kok mau sih jadi IRT doang?
Buang-buang pendidikan.
Tapi kemudian sesuatu berubah.
Dia nemuin hal-hal baru yang ternyata dia suka dunia literasi, ecoprinting, komunitas-komunitas yang nggak pernah dia sempet eksplor waktu sibuk kerja.
Dia baca lebih banyak buku.
Dia punya waktu buat beneran mikirin cara mendidik anaknya bukan sekadar nitip ke orang lain.
Dan dari rumah, dia masih bisa freelance bantu project penelitian dan keperluan akademik.
Yang bikin gue respek bukan keputusannya karena itu hak dia sepenuhnya.
Yang bikin gue respek adalah cara dia ngejalaninnya.
Dia nggak berhenti tumbuh cuma karena berhenti kerja kantoran.
Dia buktiin bahwa perempuan berpendidikan tinggi yang milih jadi ibu rumah tangga bukan berarti menyia-nyiakan pendidikannya justru dia pakai semua ilmunya buat hal yang menurut dia paling penting.
Sekarang dia mulai belajar affilate di tiktok dan shoppe
malah akun tiktok dia udah capai 50 rb followers
dan mulai ada endoresan masuk
Dan ini yang gue pikir sering salah kaprah di Indonesia
Kita terlalu sering ngukur nilai seorang perempuan dari jabatannya, gajinya, atau seberapa sibuk dia keliatan dari luar.
Padahal ibu yang cerdas, yang terus belajar, yang bisa jadi teman diskusi buat suami dan guru pertama buat anaknya itu kontribusi yang dampaknya jauh lebih panjang dari apapun yang bisa dilihat di CV.
Balik ke pertanyaan awal kalau lo udah punya karir impian terus calon suami minta jadi IRT penuh?
Jawabannya nggak hitam putih.
Yang penting bukan pilihan mana yang lo ambil.
Tapi apakah pilihan itu beneran lo yang mutusin bukan karena dipaksa, bukan karena takut, tapi karena lo sendiri yakin itu yang terbaik buat hidup lo.
Karena pada akhirnya, yang harus nanggung konsekuensinya lo sendiri.
Buat "Tim yang Oral", please be aware ya. Sekarang "oral s*x" sudah menjadi main factor Kanker Tenggorokkan menggeser Rokok dan Alkohol.
Human papillomavirus (HPV) telah menggantikan tembakau dan alkohol sebagai penyebab utama kanker orofaringeal. Galur spesifik ini, yang paling umum adalah HPV-16, menyerang amandel dan bagian belakang tenggorokan, tempat virus tersebut dapat bertahan dan bereplikasi.
Meskipun tubuh mampu membersihkan sebagian besar infeksi HPV, kasus yang menetap dapat memicu perubahan seluler yang berkembang menjadi keganasan seiring berjalannya waktu.
Saat ini, HPV bertanggung jawab atas sekitar 70% hingga 85% dari semua diagnosis kanker tenggorokan di beberapa negara Barat, yang menandai titik balik kesehatan masyarakat.
Penelitian menunjukkan bahwa risiko tertular kanker ini berkaitan langsung dengan riwayat seksual, karena virus tersebut ditularkan terutama melalui seks oral.
Studi menunjukkan bahwa jumlah pasangan seksual seumur hidup yang lebih banyak berkorelasi dengan risiko infeksi yang lebih besar, dengan pria secara signifikan lebih rentan terhadap HPV oral dibandingkan wanita.
Ahli kesehatan masyarakat menekankan bahwa vaksinasi HPV tetap menjadi tindakan pencegahan yang paling efektif, terutama bila diberikan kepada orang dewasa muda, bersamaan dengan peningkatan kesadaran akan risiko yang terkait dengan penularan oral.
di lorong sayup dengar perempuan menangis, ternyata pasien di ruang pulih sadar pasca op abses mammae. “Aduh masih kurang nih analgetiknya” pikirku.
Tak deketin, nadi 78,
“kenapa Bu, apakah masih nyeri?”
“Ndak nyeri Dok, tapi suami saya ndak bakal selingkuh lagi kan ya Dok?”
tanggapan tweet ini lucu banget. ketika OP ngomong gini pada nyuruh OP belajar agama. tapi ketika so called ustadz di atas mimbar menghardik perempuan berteriak bilang perempuan sumber fitnah perempuan paling banyak masuk neraka langsung diiyain diaminin ga didebat.
Ternyata mental femisida di Indo sudah mendarah daging 🥲
Pantes cerita Roro Jonggrang ama Dayang Sumbi nolakin laki pake macem2 cara supaya nggak bernasib sama kyk yg di bawah ini.
🚫 TW / UPDATE 🚫
- raihan bgst rencanakan pembunuhan sejak November
- raihan ajg hari H mengasah kapak & parang dulu pagi2
- F luka bacok: 3 di leher-kepala, 3 di punggung, 1 di lengan
- raihan 💩 masuk sel isolasi sendirian
Fixed pembunuhan berencana/percobaan femisida, harus dihukum sangat berat! 🤬
Semoga F cepat sembuh & lulus kuliah, dapat kerja bagus, dijauhkan dari laki2 biadab 🙏🏾
What a holy grail. Akan sangat berguna utk navigating berbagai kasus kompleks saat PPDS, memberikan insight basic physiology & clinical correlation, hence the term “pathophysiology”.
Dan bangga banget lihat editor & kontributor semua Guru Besar di Malang. All my beloved teachers
10 taun belajar kedokteran gigi, w merasa pengetahuan umum w sangat amat kureng😅😅😅 (menjadi salah satu alasan knp w tdk suka pny pasangan yg sama2 di dunia medis)
@tanyakanrl hwhwh pernah dkt sama cowo gaji mepet umr. waktu itu jemput aku dari erha dan dia nanya “abis brp disitu?” aku jwb sekian juta😭 takut bgt dia ilfil soalnya sama yg dulu2 aku dikatain boros tp dia jwb “pantes kamu cantik. aku harus makin semangat nih cari duitnya”
terus—
SESAMA CEWEK, INI HYGIENE HACK YANG BENERAN NGUBAH HIDUP 🔥😭🫶
. Pakai lactic acid di area lipatan (terutama selangkangan) habis mens
• Bawa bidet portable ke mana pun
• Stop cuci pembalut → sekali pakai, lipat & buang
• Baju bau apek → rendam air + Wipol/Dettol ±15 menit, lalu cuci (hindari pelembut)
• Stop pakai shower puff (sarang bakteri & jamur)
• No pantyliner (ganggu pH & bikin lembap)
• Pakai menstrual cup
Kayaknya semua anak FK mesti baca artikel ini..
Dgn institusi RS besar, berkurang otonomi profesi.
Dgn biaya sekolah yg tinggi, interaksi terasa jd transaksi.
Dgn work life balance, respect yg berasal dari sacrifice jg berkurang.
Ada trade off yg tidak bisa dimenangkan semua.